LENGKAPI KOTAK P3K DIRUMAH DENGAN MEBO-MEDERMA UNTUK MEMINIMALKAN RESIKO LUKA BAKAR RINGAN - ARCHA BELLA'S ADVENTURE

LENGKAPI KOTAK P3K DIRUMAH DENGAN MEBO-MEDERMA UNTUK MEMINIMALKAN RESIKO LUKA BAKAR RINGAN



"Aduhhhh,...panasnyaaa...!"
Lengkinganku bikin suami yang sedang menonton  tivi diruang keluarga tergopoh-gopoh menghampiriku didapur.
"Kenapa, dek..?"
"Ini loh, mas , tanganku kejedosan minyak pas lagi membalik ikan lele...",aku meringis menahan perih.
Buru-buru suami menuju ke kotak P3K yang terdapat didekat ruang makan untuk mengambil obat , tapi yang ada cuma obat batuk,obat pilek, plester, sama obat kutu rambut.
"Wah, dikasih apa obatnya kalau gitu,dek? Olesin pasta gigi aja ya, biar dingin...,masa olesin obat kutu?"
"Ahh, masih aja bercanda loh mas, memang boleh ya...?"
"Ibu biasa gitu sih dek,...", jawab suamiku menceritakan kebiasaan ibu mertuaku yang biasanya pakai pasta gigi kalau terkena percikan minyak panas.

Luka saat terkena percikan minyak panas menggoreng ikan lele.


Agak menyesal juga sih, punya kotak P3K dirumah, tetapi isinya kurang komplit, karena tidak tahu apa obat yang digunakan untuk pertolongan pertama  saat terkena panas macam begini.
Alhasil apa yang ada disekitar jadi main comot aja, padahal belum tentu berkhasiat.

Hobi masak akut memang bikin aku lebih bergairah kalau menclok didapur tetapi terpercik minyak atau terkena wajan panas kok malah jadi kebiasaan apalagi waktu menggoreng ikan.
Sebenernya aku suka banget mengolah ikan, selain sehat dan bergizi , juga takut ditenggelamkan ibu Susi , kebetulan anak-anak doyan banget makan segala macam olahan ikan.Dari ikan lele goreng, bandeng cabut duri digoreng kremes, juga gurami yang dibumbu acar, tapi tetep aja melewati proses menggoreng dulu.

Buat aku, memasak dan melakukan aktivitas didapur itu adalah kesenangan yang hakiki!



Konsekuensinya, ini tangan dan lengan , selain sebesar lengan Ade Rai, juga penuh hiasan bentol-bentol akibat ulah geliat ikan-ikan yang masih saja berulah walaupun sudah dicemplungin ke minyak panas.
Sudah berusaha menghindar, dan kadang pakai tameng tutup wajan bahkan helm dan serbet ditangan, tetep aja itu minyak sengaja terciprat ke lengan. Rasanya so pasti panas, terbakar dan kadang sampai melepuh.

Penyesalan biasanya datang kemudian gegara sering terkena luka bakar tapi dibiarin, kulit jadi lecet, luka, melepuh dan berbekas tak karuan.
Tau sendiri kan..., namanya ibu rumah tangga,kebanyakan mainnya ya didapur,deket-deket api dan panci panas. 
Dulu aku sering abai,kalau "keslomot" wajan panas,atau percikan minyak, sih cuek aja. Tapi ternyata jadi nyesel karena ninggalin bekas ,setelah rasa panas seketika. Panasnya masuk ke hati juga karena kulit ga mulus lagi..huhuhu.šŸ˜­

Ada kejadian yang kualami juga waktu anak masih bayi, ketika merebus air di panci, untuk mandiin dia.
Karena pegangannya kurang kencang, byurrr!..., air panas mendidih mengguyur kakiku, sampai melepuh dan menggelembung, seperti ada airnya.

Seharian itu aku cuma duduk sambil ngipasin punggung kaki yang mirip telur ceplok , pakai sandal pun ga bisa, apalagi pakai sepatu , karena pas banget dipunggung kaki kiri melepuhnya.

Apalagi sekarang anak-anak sudah beranjak remaja, jadi saat lapar mereka sudah terbiasa meracik masakan sendiri didapur, entah merebus mie instan, menggoreng kentang, atau membuat popcorn .
Jika mengalami kejadian seperti aku tadi, pastilah mereka akan bingung juga, apa pertolongan pertama yang harus dilakukan supaya mengurangi rasa sakit.

Sebagai orang Timur yang kental akan mitos, biasanya hal yang paling sederhana setelah terciprat minyak atau kena wajan panas, adalah menjilat pake lidah sendiri. Aku pikir , air ludah lumayanlah, buat mengurangi hawa panas dikulit.
Atau resep turun temurun ibu mertuaku tadi, kalau terkena luka bakar ,cepat-cepat diolesin  pasta gigi, margarin, kecap, minyak goreng dan sebagainya. Dipikir-pikir lucu juga ya, ini tangan apa adonan? šŸ˜…

Diolesin apa donk biar mendingan, ngikut kata ibuku, atau obat apaan? #bingung


Ternyata menjadi ibu itu tidak hanya terampil diurusan dapur saja.
Tetapi juga harus cerdas didalam melakukan antisipasi jika ada keadaan tidak terduga seperti kecelakaan kecil karena terpercik minyak panas tadi.
Alih-alih menjadi pembawa damai dalam keluarga, ealah, ...malah bikin panik serumah gara-gara heboh menyita perhatian supaya bisa mengatasi rasa perih dan melepuh ditangan.

Aku yakin kalian pasti pernah mengalami seperti aku.
Pas sedang membutuhkan pertolongan, eh,...tidak tahu apa yang mesti dilakukan .

Baru tau , ternyata ada yang lebih mujarab untuk meminimalkan resiko luka bakar ringan daripada yang kusebutin diatas tadi loh serta wajib disediakan dikotak P3K rumah maupun dibawa sewaktu-waktu.
Yuk simak penjelasannya dibawah ini ya,...penting banget.






Beruntung banget, kemarin Minggu, tepatnya tanggal 30 September 2019, aku diundang oleh Combiphar dalam acara Women's Community bersama Mebo-Mederma. Banyak sekali tips-tips menarik yang kuperoleh dari event tersebut, terlebih berkaitan dengan aktivitasku yang seringkali bergulat dengan urusan domestik sebagai seorang ibu rumah tangga.
Acara yang diselenggarakan di Noormans Hotel Semarang ini mengundang pula beberapa nara sumber yang tak pelit berbagi ilmu seputar tema:

Regret Comes Later: Bebas beraktivitas di Rumah dengan Meminimalkan Resiko luka bakar ringan.


Para pembicara di event Women's Community bersama Combiphar. (ki-ka: Ibu Dyah Pari Koening, Ibu Hernita, Dr.Erythrina Permata sSari,SpBP,RE)

Diawali dengan sambutan selamat datang dari Ibu Dyah Pari Koening selaku Manager Activation PT. Combiphar supaya peserta mengetahui lebih dalam tentang penanganan resiko luka bakar ringan . Turut diundang juga dr.Erythrina Permata Sari ,SpBP, RE sebagai dokter spesialis bedah plastik-rekonstruksi dan estetik dan Ibu Hernita Astriani, S.Farm.Apt (Brand manager Mebo-Mederma).
Hal penting yang terngiang-ngiang dibenakku  dari dokter Erythrina adalah,bahwa bedah plastik itu tidak menghilangkan luka tapi cuma menyamarkan loh!

Rasa ingin tahuku pun semakin besar demi mendengar pengalaman Mbak Ika Puspita yang menceritakan tentang anaknya yang sering membuat mie instan dirumah.Beliau was-was jika kecelakaan kecil akibat tersulut api atau air panas menimpa anaknya.
Sebagai blogger sekaligus ibu rumah tangga, mengalami luka bakar ringan apalagi sering berkutat didapur mengurus ke3 anak dan suami tercinta tentu rentan sekali.
Itulah kenapa dia menyarankan agar sedia Mebo dan Mederma di kotak P3K yang berguna sebagai Pertolongan Pertama Mengatasi Luka Bakar sebelum menyesal karena akan mengganggu penampilan.

Mbak Ika Puspita sedang berbagi pengalaman tentang pentingnya sedia Mebo-Mederma didalam kotak P3K.

Bukankah lebih baik mencegah keadaan semakin memburuk daripada susah menanganinya. Yekannn...? .

APA ITU LUKA BAKAR?

  Luka Bakar adalah luka yang disebabkan paparan suhu yang ekstrim (bisa panas maupun dingin) sehingga menyebabkan kerusakan jaringan.
Tata laksana awal sangat penting karena menentukan hasil/prognosis,  efek yang ditimbulkan adalah: kulit memerah, kulit mengelupas, luka melepuh , kulit hangus bahkan terjadi pembengkakan.
Jika terjadi komplikasi , maka akibat luka bakar akan menimbulkan luka infeksi dan kontraktur atau kelainan  “pemendekan permanen” dari otot atau sendi yang terjadi saat jaringan lunak di bawah kulit berkurang kelenturannya dan tidak dapat meregang.

Faktanya ,berdasarkan data Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2011 ada 2,2 % populasi yang membutuhkan penanganan medis setiap tahun.
Dan ternyata 69% terjadi dalam kasus rumah tangga, , dengan prosentase 21,5 % diakibatkan oleh air panas dan minyak panas. Padahal 80% kemungkinannya dapat dicegah.

Menurut survai, proses penyembuhan luka bakar sangat tergantung PERTOLONGAN PERTAMA yang dilakukan, waktu krusialnya adalah 4 jam pertama sebelum makin bertambah parah dan infeksi.


Tipe Penyebab Luka Bakar

Penyebab luka bakar bisa dari bermacam-macam sumber panas. Namun, penyebab luka bakar terbanyak pada anak-anak disebabkan oleh guyuran air panas, sedangkan pada orang dewasa ditemukan penyebab luka bakar terbanyak adalah karena api atau ledakan.




Saat menyetrika, hayooo...,siapa yang  pakai adegan melamun,ngebayangin upik abu ini jadi cinderella,terus dilamar George Clooney ? halah...
 Setrika yang ngepot dan main selonong ini pun bikin kita tanpa sadar tersenggol besi panas, sehingga kulit bisa melepuh.

Luka  bakar juga terjadi tak sengaja saat naik kendaraan roda 2, betis tersenggol knalpot, atau   terbakar karena tersengat listrik .
Ihhh,...bahaya juga ya kalau kita tidak berhati-hati dirumah sendiri.
Sebagai ibu pintar, sebaiknya kita  tahu jenis-jenis penyebab luka bakar:

1.Flames Burn atau luka yang ditimbulkan oleh api.
Peralatan rumah tangga disekitar kita, tanpa disadari berpotensi untuk menyebabkan luka bakar jika penggunaannya tidak berhati-hati.
 Kecelakaan yang mengakibatkan luka bakar bisa terjadi saat memasak.
Aku pernah mengalami musibah rumah hampir habis terlahap api yang menjalar dari dapur.
Waktu itu gara-garanya pembantu rumah tanggaku menumpangkan kain lap diatas tutup dandang diatas kompor yang sedang menyala. Akibatnya, api menjilat ekor lap yang terjuntai, dan dalam sekejap api sudah berkobar didapur.
Dinding sudah menghitam diselimuti jelaga.Aku yang baru bangun tidur, terhuyung-huyung menuju dapur, menghirup karbondioksida yang sangat pekat sampai hidungku menghitam. Sebagian lenganku sempat terkena hawa panas saat ingin keluar meminta pertolongan.Fyuuuhhh,...benar-benar traumatik .

Yang harus dilakukan ketika api menjilat anggota badan adalah segera berguling ke tanah, atau menutupi badan dengan selimut basah supaya meredam dari panas api.

2.Scald Burn  adalah rasa terbakar yang  disebabkan oleh air atau uap panas.
Peristiwa yang terjadi saat aku mau memandikan bayi dulu bisa menjadi pengingat untuk lebih berhati-hati menempatkan panci atau wadah berisi air mendidih dari jangkauan anak-anak terutama.

3.Electric Burn adalah terbakar  karena sengatan listrik .Biasanya luka bakar yang ditimbulkan lebih parah dan dalam.
Lebih baik memakai sandal jika akan menyentuh sesuatu yang berhubungan dengan listrik untuk berjaga-jaga.
Buat yang memiliki anak kecil harus ekstra hati-hati nih, mengawasi jari mereka dimasukkan ke lubang steker.Selotip stop kontak atau hindarkan anak-anak bermain didekat sumber listrik.

4.Radiation Burn ditimbulkan karena sengatan sinar matahari atau radiasi sinar UV berlebihan.
Jangan lupa oleskan sunblock saat akan terpapar matahari agar tidak semakin tersengat.

5. Chemical Burn  disebabkan kontak dengan zat-zat kimiawi yang keras.
Saat menguras kamar mandi ,bahan kimiawi yang digunakan untuk pembersih (porstex, HCL dan lain-lain) juga mengakibatkan efek terbakar pada kulit.
Lebih baik gunakan sarung tangan karet agar tidak kontak langsung dengan cairan kimia, serta gunakan masker agar gas kimia yang terhirup bisa diminimalkan.


Awasi selalu anak-anak anda dari bahaya tersetrum listrik

Penyebab luka bakar dalam kehidupan sehari-hari.


Tipe Tingkat keparahan dari terbakar. (Source: slide materi acara)

 Menurut dokter Erythrina, ternyata luka bakar  memiliki beberapa tingkatan kondisi keparahan, ada yang dipermukaan kulit, kedalaman parsial, dan luka bakar dalam.
 Penanganan pertama akan menentukan dampak luka  sehingga dapat dilakukan pencegahan agar tidak  meninggalkan bekas luka yang parah pada kulit, infeksi, rasa sakit dan penyembuhan yang lama.


luka bakar ringan, biasanya terkena air panas justru menyebabkan efek nyeri dan panas, serta kuilit kemerahan.

luka bakar parsial biasanya ditandai dengan kulit melepuh, lembab dan sakit, sedangkan luka bakar  dalam, menyebabkan timbul bercak putih ,kering dan tidak sakit (biasanya luka bakar listrik).


TATA LAKSANA PENANGANAN LUKA BAKAR RINGAN

Setelah mengetahui jenis-jenis dan penyebab luka bakar, selanjutnya yang harus kita ketahui sebagai seorang ibu adalah tentang tata laksana penanganan terhadap luka bakar ringan. Sebenarnya, kita bisa melakukan pencegahan dulu sebelum kebakaran terjadi saat beraktivitas didapur.


Tips keselamatan saat memasak.


Tetapi jika sudah terlanjur terjadi kebakaran dan anggota tubuh kita terkena luka bakar, pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah:

 Pertama
Matikan sumber api:
Bisa menggunakan handuk tebal atau menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Ternyata memiliki persediaan  Apar di dirumah itu sangat penting, untuk meminimalisir terjadinya kebakaran.
Jika tidak punya APAR ,bisa mematikan sumber api dengan selimut yang sudah dibasahi air ,atau mengguling-gulingkan badan ke tanah.




Kedua
Lepaskan Sumber Panas: 
Segera lepas baju atau perhiasan yang terkena kontak panas.





Ketiga
 Dinginkan Dengan Air Bersih Suhu Normal:
 Dinginkan luka di bawah air mengalir yang bersih (bukan air dingin) selama 10-20 menit. Supaya panas cepat menguap ke permukaan.
Bersihkan atau siram dengan air dingin bagian yang terbakar. Kalau yang terkena cukup luas dan agak banyak, siram agak lama di bawah air mengalir,ya.




Keempat:
Mengeringkan luka bakar :
Keringkan bagian yang terluka dengan kain bersih secara perlahan dan lembut. Hindari menggosok dan menutup area luka dengan kapas.Bila luka mengalami penggelembungan jaringan kulit, keluarkan cairannya dengan jarum yang steril dan sudah dibakar, tanpa mengelupas lapisan kulit luar.




Kelima:
Lanjutkan dengan mengoleskan salep khusus untuk luka bakar.
Salep yang baik adalah salep yang memiliki kandungan yang berfungsi untuk mengobati, membuat luka tetap moist, mencegah infeksi, mempercepat penyembuhan.

Oleskan Salep Mebo yang menciptakan rasa dingin pada luka bakar.




Kita bisa memberikan Mebo Combiphar, salep luka bakar yang terbuat dari lapisan lilin dari sarang lebah.
Fungsinya mendinginkan luka, juga menciptakan rasa cooling down.
Mebo terbuat dari bahan alami sehingga tidak membuat perih pada luka kita.

Tetapi harus diingat, jika area luka bakar cukup luas dan sudah muncul tanda kemerahan atau melepuh, segera bawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.





CARA PENGAPLIKASIAN SALEP MEBO:
Untuk pemakaian luar. Lepaskan perban yang menutupi luka, bersihkan luka sebelum dioleskan. Oleskan secara tipis (ketebalan tidak lebih dari 1 mm) pada seluruh permukaan kulit yang luka, dan dioleskan kembali setiap 4-6 jam.





  Jadi jangan pernah ulangi mitos-mitos lama yang menyarankan luka bakar diberi bahan-bahan bumbu dapur  mulai kecap, mentega, pasta gigi, tepung dan lain-lain lagi ya ,say...
Memang bisa menyerap panas sementara, namun kondisi tidak higienis bahan-bahan tersebut akan berdampak buruk jangka panjang. Justru yang harus  dilakukan adalah dengan melengkapi kotak P3K kita dirumah dengan  salep luka bakar, salah satu merek yang bisa menjadi pilihan adalah MEBO salep luka bakar dari Combiphar.

FYI , Mebo ini sudah didistribusikan  sejak tahun  2006 oleh salah satu perusahaan kesehatan terkemuka Combiphar, MEBO  juga sudah terdaftar di BPOM dan telah tersebar di 73 Negara, seperti Mesir, New Zealand, Uni Emirat Arab dan lain-lain. Produk ini tahan lama hingga 3 tahun dengan penyimpanan yang baik dalam suhu ruangan.



Lain Mebo, lain pula Mederma.
Mederma ini juga produk Combiphar lain yang ampuh dan menjadi rekomendasi dokter-dokter diIndonesia untuk merawat bekas luka atau skar (scar).



Apa sih scar itu?
Scar adalah komplikasi dari luka bakar yang kemudian membentuk jaringan parut.
Terjadi karena proses alami setelah adanya penutupan luka , baik luka karena operasi maupun karena kecelakaan sehingga memunculkan tanda bekas luka.



Nhah, akibat dari luka percikan minyak panas dan guyuran air mendidih yang kuceritakan tadi diatas, ternyata ada semacam benjolan atau keloid di lengan dan punggung kakiku.
Rasanya risih juga kalau diperhatikan, karena beberapa kali ada yang menanyakan luka apa itu.
Lumayan kesel juga sih, kulitku jadi ga mulus lagi.

 Wajib beli Mederma buat scarku akibat percikan minyak panas dan guyuran air panas...ahhh
Wajib beli Mederma buat scarku akibat percikan minyak panas dan guyuran air panas...ahhh


Tanpa pikir panjang lagi, diacara Women's Community kemarin, aku langsung membeli Mederma yang terbukti aman dan efektif untuk kulit orang Asia dalam menyamarkan bekas luka.
Ada perbedaan yang signifikan antara Gel Mederma dan Gel silikon lainnya:

Gel silicon HANYA menjaga kelembaban luka, sedangkan Gel MEDERMA selain menghidrasi dan melembabkan luka, juga menurunkan produksi kolagen serta bekerja didalam lapisan scar, sehingga berangsur-angsur memudar.

Ini dia keunggulan MEDERMA:




Cara memakai gel mederma ke luka scar


CARA PENGAPLIKASIAN GEL MEDERMA:

PADA LUKA BARU:
Kalian bisa menggunakan Mederma 3 hingga 4 kali sehari, sekurangnya 8 minggu untuk luka baru yang sudah menutup.
PADA LUKA LAMA: 
 Penggunaan untuk luka lama, bisa gunakan Mederma 3-4 kali sehari sekurangnya selama 3-6 bulan. (Dengan catatan luka lama di bawah 1 tahun).
 Mederma tidak hanya bekerja di permukaan kulit tapi juga meresap dan memperbaiki bekas luka hingga ke bagian dalam kulit. Membuat proses perawatan lebih efektif dan secara menyeluruh.

TIPS MENJAGA KEAMANAN SAAT BEKERJA DIDAPUR ALA CHEF ANDREAS:

Aksi Chef Andreas dari Noormans Hotel saat berdemo memasak pasta Aglio Olio.
Aksi Chef Andreas dari Noormans Hotel saat berdemo memasak pasta Aglio Olio.

Sebelum acara berakhir, chef Andreas dari Noormans Hotel juga membagikan tips penting seputar keselamatan kerja didapur, serta memasak Pasta Aglio Olio with Salmon Grilled, yang yummy dan healthy!

Tips-tips berikut penting banget buat ibu-ibu nih untuk disimak ,jangan sampai saking seriusnya mengiris-ngiris cabai, sampai lupa jarinya ikut teriris...ihhh.

KOMPOR:
  • Penting banget menjaga kebersihan kompor, jika ada tumpahan minyak atau remah-remah bekas makanan, segera dibersihkan agar tidak mengundang tikus, atau bisa memicu kebakaran makin parah.
  • Selalu perhatikan kondisi selang tabung gas maupun kompor. Periksa jangan sampai retak-retak. Segera diganti daripada fatal akibatnya , karena rentan terbakar.
  • saat membuka tutup panci, sebaiknya dibuka kearah depan, tutup panci melindungi badan kita, sehingga uap panasnya tidak tersembur ke muka.
  • Usahakan tinggi kompor sejajar dengan telapak tangan sehingga lebih memudahkan memasak, juga melindungi dari letupan minyak ke muka.

Lebih baik selalu sediakan APAR disekitar area dapur (yang dekat dengan sumber api) agar jika ada kebakaran, bisa segera teratasi.
Saat ada kebakaran, segera selimuti dengan lap basah untuk memadamkan api, atau kalau punya fire blanket lebih dianjurkan.


MICROWAVE:

  •  Selalu rutin membersihkan bagian dalam maupun luar microwave agar tidak mudah terbakar karena ada sisa makanan atau cairan yang mudah memicu percikan api.
  • Selalu gunakan piring tanpa hiasan dipinggirnya (hiasan emas/tembaga), karena akan memicu terbakar.
  • Jauhkan microwave dari sumber air agar tidak mudah terkena korsluiting atau tersetrum.
  • Sebaiknya tidak ada apapun benda yang dibebankan diatas microwave agar kinerjanya berlangsung optimal serta awet.
  • Tempatkan microwave berjarak 1 jengkal dari dinding sehingga ada penghawaan yang beredar, serta mencegah cepat panas.
cara menempatkan pisau supaya aman. (Source: Google)


MENGGUNAKAN PISAU:

  • Sebaiknya letakkan pisau pada tempatnya dengan gagang menghadap keatas.Selain untuk estetika, juga faktor keamanan.
  • Saat membawa pisau, arahkah mata pisau kearah lengan (tidak diacungkan) sehingga meminimalisir tertusuk.
  • Saat merajang bawang, usahakan  3 jari menekuk kedalam, punggung jari untuk melindungi dari permukaan pisau supaya jari tidak terpotong.
  • Dan saat memakai talenan, letakkan dialas yang keset, sehingga talenan tidak mudah bergeser, dan stabil digunakan sebagai alas kerja.


Terakhir, ada pesan yang disampaikan oleh Chef Andreas,yang mesti kita ingat:
1. Memasaklah dengan sepenuh hati untuk keluarga. (Sering kupraktekkan dan hasilnya pasti lebih lezat).
2.Safety first. (Selalu jaga keamanan didapur).
3.Selalu siapkan Mebo dan Mederma untuk antisipasi jika ada kecelakaan saat sedang berktivitas didapur.

Ini dia video demo memasak ala Chef Andreas kemarin:







Acara Women's Community kemarin bersama Mebo-Mederma (Combiphar) , nyatanya memberikan aku pengetahuan baru akan pentingnya antisipasi didalam semua aktivitas apalagi  sebagai ibu yang selalu berhubungan dengan dapur dan api.

Memang tidak bisa diremehkan arti pentingnya ketersediaan  Kotak P3K atau Pertolongan Pertama pada Kecelakaan dengan isi yang lengkap disetiap rumah.
Karena perlengkapan didalam  kotak P3K ini sangat berguna saat terjadi kecelakaan .

Penanganan cepat untuk luka dan cedera pada anak-anak yang berusia di bawah usia 10 tahun, merupakan hal yang paling sering terjadi,terutama saat sedang bermain.
Namun bukan berarti orangtua jarang mengalaminya, terluka saat memasak atau membakar sampah, bahkan tersetrum di rumah juga rentan terjadi.

Kotak P3K tak selalu harus berupa kotak yang dipasang di dinding. Bisa juga berupa kotak dari plastik yang ditaruh di tempat yang mudah dilihat atau dijangkau. Intinya justru isi dari kotak tersebut yang sebaiknya cukup lengkap untuk menangani berbagai kondisi gawat darurat.



Baca juga: MALTOFER, PENUHI KEBUTUHAN ZAT BESI AGAR TIDAK LESU KARENA ANEMIA

Berikut adalah daftar peralatan yang perlu ada di dalam kotak P3K:

 kapas steril,plester dalam berbagai ukuran dan bentuk, kain kasa kecil, sedang dan besar,
perban khusus untuk mata, beberapa perban panjang, peniti,
 pinset, gunting, tisu basah bebas alkohol ,plester rol ,termometer ,air destilasi untuk membersihkan luka atau mata ,cairan antiseptik seperti betadine ,obat pereda sakit (analgesik), dan penurun panas (antipiretik) , obat anti-diare dan antasid (gangguan asam lambung),serta salep luka bakar 


Tips penting dalam mengisi kotak P3K adalah :

  1. Jangan lupa rutin mengecek isi dari kotak P3K secara reguler, misalnya 6 bulan sekali. 
  2. Periksa tanggal kedaluwarsa setiap peralatan, segera ganti jika melewati tanggal kedaluwarsanya. Letakkan kotak P3K di tempat yang mudah dijangkau oleh anggota keluarga (terkecuali  balita) dan selalu tempatkan  ditempat yang sama. 
  3. Informasikan kepada seluruh anggota keluarga tempat menaruh kotak P3K tersebut untuk berjaga kala ada yang cedera di rumah.
  4. Letakkan kotak P3K di dapur, karena kecelakaan kecil kerap terjadi sewaktu melakukan aktivitas di dapur. Hindari meletakkan kotak P3K di kamar mandi karena kelembapannya akan lebih cepat merusak obat-obatan.
  5. Jangan lupa menambahkan salep MEBO dan gel MEDERMA dalam kotak P3K kita dan tentunya tak lupa mengingatkan orang-orang terdekat dan keluarga akan pentingnya berhati-hati dan antisipasi dimanapun berada.
Nah, kalau isi kotak P3K sudah lengkap, maka  tak perlu khawatir atau kelabakan lagi bila kecelakaan kecil di bawah ini sampai terjadi:

  •  Luka bakar
  •  Luka sayat 
  • Kulit tergores 
  • Gigitan atau sengatan serangga 
  • Kulit kemasukan serpihan kayu atau kaca
  • Keseleo


Kotak P3K ku dirumah dilengkapi dengan Mederma. (Dok.Pri)

KESIMPULANKU  SETELAH ACARA WOMEN'S COMMUNITY BERSAMA MEBO-MEDERMA

Ada hal baru dan penting yang aku dapatkan setelah mengikuti acara Women's Community bersama Combiphar kemarin.
Betapa pentingnya berhati-hati saat beraktivitas didapur, karena berhubungan dengan api.
Juga aku mendapat pengetahuan dan  tips-tips menarik bagaimana beraktivitas secara aman dan nyaman didapur. Bukankah menjadi ibu multitasking sudah merupakan tuntutan dijaman sekarang,bukan?
Selalu awasi anak-anak supaya terhindar dari kecelakaan terutama terbakar.

Nah, sekarang aku tambahkan penghuni baru kotak P3K-ku dengan salep Mebo dan gel Mederma buat berjaga-jaga kalau sewaktu-waktu terkena luka bakar ringan.
Daripada semakin parah, pertolongan pertama penting bukan. Masa mau nunggu jadi keloid dulu baru diobati?
Dan memang benar, setelah kupraktekkan beberapa hari ini rutin mengoleskan gel Mederma ke lenganku, berangsur-angsur jaringan parut dilenganku memudar loh...magic!

Pengalamanku ini aku share juga ke teman fesbukku, ternyata mereka juga mendapatkan pengalaman serupa loh, berkat krim ini.
Memang benar Mebo dan Mederma direkomendasikan oleh para dokter di Indonesia , bahkan temanku seorang ibu muda, memakai Mederma untuk memudarkan stretchmarknya (guratan diperut setelah melahirkan).
Woww, memang tidak salah pilih...menyertakan Mebo dan Mederma untuk isi kotak P3K ku.

pengalaman nyata dari pengguna MEDERMA (Dok,Pri)


Jadi buat kalian yang berkutat didapur, rentan terkena api, atau saat travelling, berkemah dengan  menyisipkan acara menyalakan api unggun, atau membuat acara barbeque-an , aku sarankan bawa tube mungil berkhasiat ini didalam tas  untuk mengantisipasi jika terkena luka bakar ringan.

Jangan sampai sudah parah dan meninggalkan bekas dalam , jadi menyesal kemudian.


hasil setelah pengaplikasian gel Mederma secara rutin dilengan, scar berangsur-angsur memudar.

Oh,ya...Mebo tersedia dalam ukuran 20gr ,sedangkan Mederma berukuran 10gr dan 20 gr.
Jangan kuatir, Mebo dan Mederma dapat diperoleh di tempat-tempat dibawah ini dengan harga terjangkau:



Bagaimana, sudahkah melengkapi kotak P3K-mu dengan 2 salep ajaib ini?


Baca juga: TETAP AKTIF BEBAS ANYANG-ANYANGAN DENGAN URI-CRAN

#mebocombiphar
#medermacombiphar
#mebomedermawomenscommunity
#combiphar
#semarang

Source:
Pemaparan dr. Erythrina Permata Sari
Pemaparan Hernita Astriani S.Farm., Apt.
 Pemaparan Chef Andreas (Hotel Noormans, Semarang)
http://mederma.combiphar.com 
http://mebo.combiphar.com
https://www.liputan6.com/health/read/2366001/pentingnya-sediakan-peralatan-p3k-di-rumah

24 comments:

  1. Wah Mebo ini bahannya dr sarang lebah y mb.. ternyata sarang lebah byk manfaat nya y

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, efeknya bisa cooling down..keren ya

      Delete
  2. Aku to yo dulu dikasih tahu sama ibu kalau kena minyak panas dikasih odol. Hehe. Ternyata salah ya? Belum kenal Mebo sih.. sekarang gara2 baca artikel mbak Archa jadi tahu Mebo.. harus segera beli buat nglengkapin P3k di rumah nih. Makasih infonya ya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. nhah, brarti sekarang cukup pakai Mebo Mederma aja mbak, jadi bahan didapur aman..haha

      Delete
  3. Wih ...lengkip tenan, jos artikelnya mbak, memberikan insight ke emak-emak untuk lebih waspada sama luka bakar

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan kita emak-emak pingin selalu mulus mbak..jadi kudu waspada...haha

      Delete
  4. penting banget ya nyetok mebo mederma ini, soalnya setiap hari masak dan sering kena yang panas-panas, hiks, biar nggak membekas juga ya kalau sudah sembuh nantinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak, kan biar semakin disayang suami, istrinya ga bentol-bentol kaya macan...wajib dijaga sama MEbo MEderma..

      Delete
  5. Luar biasa jadi selama ini kita gagal totl ya luka bakar dikasih odol, kecap dan margarin..malah kesannya kaya mau dimasak sekalian wkwkkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha, jadi mau bikin semur diri sendiri mbak. Pakai yang pasti-pasti ajalah, Mebo Mederma udah yang paling manjur buat laka bakar.

      Delete
  6. Kalau pengalaman di rumah biasa pakai lidah buaya, Mbak. Jadi nanem di ruangan samping dapur. Mederma bisa jadi pilihan ya, apalagi dipakai juga sama dokter.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, sudah terbukti rekomendasi para dokter2 ternyata. Ga akan mikir2 lagi deh kalo gini.

      Delete
  7. Wah kumpliiit ulasannya. TFS mba, jadi tahu yg paling tepat utk atasi luka bakar nih.. Capcus lengkapi kotak P3K dg Mebo ah..

    ReplyDelete
  8. Mba Archa tulisannya komplit dan detil, jadi bikin insight nih buat ibu-ibu agar tidak sembarang ngasih obat untuk luka bakar. Dan aku ngeri log lihat gambar wajah yang masih ada skar nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, skar itu bikin penampilan jadi ga cantik lagi..aku kan ga mau kulitku mberet2..:D

      Delete
  9. Baca tulisan mbak archa yg komplit ini jadi nambah ilmu banget buatku soal luka bakar. Pas kebetulan suami kmr kena luka bakar dr lem tembak aku coba pake salepnya. Tfs ya mbak

    ReplyDelete
  10. Ngilu lihat gambar korban luka bakar deh mbak pas acara mebo, harus waspada dan berhati-hati terhadap bahaya di rumah ya

    ReplyDelete
  11. iya mbak, mulai sekarang lebih baik pencegahan dan persiapan sebelum susah diobatin dan membekas nantinya.

    ReplyDelete
  12. Dapet banyak ilmu terkait penanganan luka bakar ya setelah ikutan acara Mebo Mederma ini. Harus sediain di kotak obat di rumah nih agar sewaktu-waktu dibutuhkan udah punya.

    ReplyDelete
  13. Syukurlah ada produk Mebo Mederma. Kini panik jika ada luka bakar, bisa diminimalisir. Bagaimanapun, hati-hati dan preventif selalu diusahakan dulu ya.

    ReplyDelete
  14. Senang ikut acara ini jadi lebih waspada dan nambah ilmu soal luka bakar

    ReplyDelete
  15. Awalnya to aku kira mebo mederma itu satu kesatuan wkwkwk, ternyata beda-beda salepnya. Jadi ngerti sekarang ya Mba Archa, aku dapet ilmu banyak kemarin itu. Keren.

    ReplyDelete

Silakan beri komentar ya, saya pasti balas asal NO SPAM dan NO SARA. Thank you...

Powered by Blogger.