January 2019 - ARCHA BELLA'S ADVENTURE

PRUDENTIAL MEMBERI PERLINDUNGAN MASYARAKAT INDONESIA DARI BEBAN FINANSIAL PENYAKIT KRITIS

Tuesday, January 22, 2019
PRUDENTIAL MEMBERI PERLINDUNGAN MASYARAKAT INDONESIA DARI BEBAN FINANSIAL PENYAKIT KRITIS

Pada hari Jumat lalu, tepatnya tanggal 18 Januari 2019 pukul 10 pagi, saya diundang oleh Prudential bersama teman-teman media untuk mengikuti acara peluncuran produk barunya.

Seperti yang sudah kita kenal, bahwa Prudential adalah sebuah lembaga asuransi yang sudah sangat terpercaya dengan banyaknya nasabah yang telah ikut bergabung.
Acara diadakan di salah satu meeting room hotel Patra Jasa ,Semarang.
Sekitar pukul 9.30 , sambil menunggu acara dimulai, kami bersama awak media menikmati coffee break dulu. Sekitar pukul 10.00 acara dibuka dengan MC Ibu Kamilia yang cantik dan energik.

Ternyata logo Prudential yang saya kenal mengalami pembaharuan.
Walaupun sama-sama berpita merah yang menjuntai, slogannya yang dulu "Always Listening Always Understanding" berubah menjadi "LISTENING, UNDERSTANDING and DELIVERING".



Keren ya, sesuai dengan komitmen Prudential untuk senantiasa mendengarkan , mengerti dan melayani masyarakat luas tentang pentingnya perlindungan di hari tua.
Karena Prinsip Prudential untuk :
  • We Do Health
  • We Do Wealth
  • We Do Tech
  • We Do Good

MC Ibu Kamilia membuka acara tepat pukul 10 pagi.
MC Ibu Kamilia membuka acara tepat pukul 10 pagi.


Menurut WHO (World Health Organization), penyebab kematian terbesar justru berasal dari Penyakit Tidak Menular (PTM), di Indonesia ini menduduki prosentase hingga 73% sebagai penyebab kematian.
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 Kementerian Kesehatan, prevalensi berbagai PTM seperti kanker, stroke, penyakit ginjal kronis dan hipertensi mengalami kenaikan .
Data yang dihimpun mengungkapkan bahwa Hipertensi naik dari 25,8% menjadi 34,1%, pevalensi stroke naik dari 7% menjadi 10,9%, penyakit ginjal kronis naik dari 2% menjadi 3,8% dan prevalensi kanker naik dari 1,4% menjadi 1,8%.

Bisa dibayangkan kan, jika kita memiliki penyakit yang lumayan berat, tentu saja berpotensi menyebabkan kesulitan keuangan karena biaya pengobatan yang terus menerus.
Bahkan berdasarkan penelitian "ASEAN Cost in Oncology" (ACTION) yang dilakukan dari tahun 2014-2015 mengungkapkan bahwa dari 9513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, hampir 50% mengalami kebangkrutan , dan 29% meninggal dunia karena tidak cukup biaya.



Dalam kesempatan lalu, turut diundang juga dokter spesialis bedah syaraf  RS.Siloam Semarang, dr.Elta Diah Pasmanasari.
Dokter Elta memaparkan tentang penyakit stroke yang mengalami pergeseran ke usia lebih muda akibat pola hidup yang kurang baik.

dokter spesialis bedah syaraf  RS.Siloam Semarang, dr.Elta Diah Pasmanasari.
Dokter spesialis bedah syaraf  RS.Siloam Semarang, dr.Elta Diah Pasmanasari.

MASALAH YANG BERHUBUNGAN DENGAN STROKE:

  1. 1 dari 10 kematian disebabkan oleh stroke, yang merupakan penyebab kematian ketiga setelah jantung dan kanker.
  2. Ternyata didunia , 15 juta orang terkena stroke setiap tahunnya.
  3. 1/3 orang yang akan mengalami stroke akan meninggal dunia,dan 1/3 nya lagi akan mengalami kecacatan.
  4. Di Indonesia, 8 dari 1000 orang terkena stroke.(2007)
  5. Menurut prediksi WHO, bahwa ditahun 2020 nanti akan ada 16 juta orang mengalami cacat akibat terkena stroke. Di Amerika saja sekarang sudah ada 6 juta penyintas stroke.
FAKTA TENTANG STROKE:

Penyakit stroke menyebabkan kematian nomer 3, kecacatan nomer 1 dan sebagian besar terkena pikun.


 Bahkan stroke tidak hanya menyerang orang yang sudah lanjut usia saja, aktris Sharon Stone bahkan Jessie J pernah mengalami stroke diusia 19 tahun. Syerem juga ya,... *ngelus2KTP

Sharon stone terkena stroke diusia 39 tahun.
Sharon stone terkena stroke diusia 39 tahun.
Mengenali STROKE itu dengan mengingat :
"Apa yang tadinya ada menjadi tidak ada, atau yang tadinya tidak ada menjadi ada dan terjadi secara tiba-tiba"
Contohnya, yang semula ingat, menjadi pelupa. Semula bisa digerakkan ,tiba-tiba menjadi kaku ,perot atau bahkan lumpuh, dsb.




Yang harus dilakukan ketika menemui orang dengan gejala stroke harus buru-buru dibawa ke Rumah Sakit.
Sebelumnya ,kita juga harus mengantisipasi sebelum terkena serangan stroke dengan:
- Mengenali gejala stroke karena bukan hanya lumpuh anggota  gerak saja.
- Memeriksakan secara rutin jika sudah ada faktor resiko stroke.
- Melakukan Brain Check Up.

Jadi berhati-hatilah supaya jangan sampai terkena serangan stroke dengan menjaga pola makan, gaya hidup dan pola kerja.


Pada sesi kedua , Ibu  Nini Sumohandoyo selaku Corporate communications and Sharia Director Prudential Indonesia memaparkan tentang pentingnya asuransi.Menurut beliau,
"Berjuang melawan penyakit kritis sangat menguras emosi serta fisik pasien dan keluarganya , dan dapat mengganggu perencanaan keuangan". 
Dengan semakin padatnya kesibukan, tuntutan berbagai macam pekerjaan meupakan tantangan dalam menerapkan pola hidup sehat.Seringkali dijumpai gaya hidup masyarakat masa kini yang gemar merokok, tidak berolahraga secara rutin, kurang makan sayur dan buah-buahan serta kebiasaan makan tidak teratur adalah faktor-faktor resiko utama penyebab PTM.

Menurut Nini, usia muda bahkan tidak menjamin seseorang terbebas dari ancaman penyakit kritis. Masyarakat harus mulai menaruh perhatian karena dampak dari penyakit kritis ini bukan saja kematian tetapi juga kecacatan jangka panjang yang tentu saja memerlukan pengobatan yang tidak sebentar dan terus-menerus. Hal ini tentu saja menambah beban keuangan berupa biaya rumah sakit disamping biaya hidup sehari-hari yang wajib dipenuhi.

Kehadiran PRUCritical Benefit 88 sejalan dengan komitmen brand baru Prudential yaitu "Listening,Understanding,Delivering", serta fokus pada "We Do Health".Melalui komitmen baru ini , kami mempertegas tujuan perusahaan untuk selalu mendampingi nasabah dalam setiap tahap kehidupan,"tambah Nini.



 Bapak Himawan Purnama menambahkan tentang PruCritical Benefit 88 yang memberikan solusi dalam memproteksi kesehatan dengan banyak sekali keuntungan, salah satunya termasuk mengupgrade kelas RS dengan harga tetap (jika kamar yang dibutuhkan penuh).

Melalui PruCritical Benefit 88, Prudential berharap dapat memberikan ketenangan pikiran pada nasabah dan keluarganya.
Nasabah dapat memanfaatkan uang perlindungannya untuk membantu biaya pengobatan rumah sakit, dan juga biaya hidup.




Melalui slogan : "PROTEKSI TERJAMIN, UANG PASTI KEMBALI", PruCritical Benefit 88 menawarkan beragam manfaat sebagai berikut:

Proteksi Terjamin:

  • Perlindungan Komprehensif untuk meninggal atau 60 kondisi kritis tahap akhir,tanpa periode masa bertahan hidup (survival period).
  • 10% Uang Pertanggungan  (UP) untuk angioplasty (pasang ring) tanpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88 dengan maksimal Rp 200.000.000.
  • 200% tambahan UP akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal karena kecelakaan sebelum usia 70 tahun.
  • Perlindungan sampai dengan usia 88 tahun dengan jangka waktu pembayaran premi yang dapat dipilih yakni selama 5 tahun, 10 tahun atau  15 tahun ataupun premi tunggal.
  • Dan yang lebih okey lagi, keuntungan  jika membayar  1 tahun dimuka, maka akan mendapatkan keringanan membayar 11x premi saja, jadi lebih hemat. YES!

Uang Pasti Kembali:

100% Uang PErtanggungan akan dibayarkan bila Tertanggung Utama masih hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun, atau
Jaminan manfaat 100% pengembalian premi pada tahun polis ke 20.Jika nasabah memilih pengembalian premi, maka polis berakhir.

PruCritical Benefit 88 menawarkan beragam manfaat
PruCritical Benefit 88 menawarkan beragam manfaat 

Dengan jejak perjalanan Prudential lebih dari 170 tahun yang berkantor pusat di London dan telah melayani lebih dari 26 juta nasabah diseluruh dunia, tidak heran banyak sekali nasabah yang telah mempercayakan perlindungan hari tuanya kepada Prudential.
Selama 95 tahun, Prudential Corporation Asia (PCA) telah membantu 15 juta nasabah di 12 pasar diseluruh wilayah Asia untuk mengejar mimpi dan minat mereka dengan :
  1. Melindungi keluarga
  2. Menjaga agar mereka tetap sehat
  3. Membangun tabungan dan kekayaan
  4. Serta membantu perencanaan keuangan untuk masa pensiun mereka.

Membayar 1 tahun  dimuka , hanya membayar 11x Premi.
Membayar 1 tahun  dimuka , hanya membayar 11x Premi.

Sedangkan di Indonesia sendiri, Prudenial telah beroperasi selama 23 tahun dan melayani lebih dari 2,3 juta nasabah melalui berbagai solusi dan inovasi untuk mendapatlan perlindungan terbaik.

Jadi jika kalian memang sayang dengan keluarga dan concern terhadap perencanaan keuangan dimasa depan, caranya mudah saja. Tinggal kontak agen Prudential ,silakan mengobrol saja dengan agen Prudential  yang akan membantu menyesuaikan berapa yang harus disisihkan untuk asuransi penyakit kritis dan yang lainnya sesuai kebutuhan.

Baca juga:ANAK DIDIK DILAPAS TANGERANG BERGEMBIRA DIHARI JADI KE-22 PRUDENTIAL

Tentu saja disesuaikan dengan usia, jenis kelamin ,tingkat kebutuhan  masing-masing nasabah.
Klaimnya juga sangat mudah, tinggal mengisi formulir kelengkapan jika sewaktu-waktu harus rawat inap di Rumah Sakit, dan Agen Prudential akan mendampingi kalian untuk mengurus keperluan pengeluaran selama di RS tinggal menunjukkan kartu nasabah Prudential.(sesuai syarat yang sudah disepakati tentu saja).
Jangan kuatir karena administrasinya akan dibantu sehingga prosesnya lebih mudah, karena pihak Prudential memiliki Pru Hospital Friends maupun Pru Hospital Line didalam PMN (Pru Medical Network). Yang mana di Indonesia sudah mencakup 69 RS terkemuka dalam 9 group.Salah satunya adalah RS Siloam Semarang.

Ini dia sekilas suasana diacara kemarin. Cekidot!


So, tunggu apalagi...
Kesehatan yang utama, tetapi antisipasi tetap lebih baik...ye kan?

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Nini Sumohandoyo
Corporate Communicatiins & Sharia Director 
PT.Prudential Life Assurance
Phone: 021 2995 8888
Email: nini.sumohandoyo@prudential.co.id



Para nara sumber 

Nuno, Ika Puspita, Nia Nurdiansyah,Ibu Nini, aku dan Rivai berfoto bersama.
#jalaninbareng

PENYEBAB DAN CARA MENGOBATI OBESITAS PADA ANAK

Saturday, January 05, 2019
PENYEBAB DAN CARA MENGOBATI OBESITAS PADA ANAK



"Bu, Richard itu seringkali absen  pelajaran Olahraga loh, karena gak kuat lari, padahal jaraknya cuma pendek...", lapor anakku menceritakan teman sekelasnya, kelas 5 SD yang badannya tambun.
"Memangnya dia suka oleh raga apa?",sambungku.
"Kesukaannya main bola, eerrr...tapi digadget bu,...katanya olahraganya bikin ga capek",kata Enrico sambil ngemil kacang,
"Halaaahhhh..."

Pada kenyataannya, diera sekarang ini seringkali kita menjumpai orang-orang yang kelebihan berat badan alias obesitas.

Obesitas merupakan salah satu penyakit yang bisa diderita semua orang karena kelebihan berat badan. Penyakit ini juga diketahui dapat menjadi beberapa penyakit yang lebih serius lainnya seperti jantung, kanker, dan juga berbagai macam penyakit lainnya. 

Bukan hanya untuk orang dewasa, tetapi obesitas juga menyerang anak bahkan juga bayi. 
Sehingga agar dapat untuk menghindari resiko penyakit lain yang bisa diderita oleh anak, maka sebaiknya orangtua melakukan berbagai upaya untuk pengobatan dan juga pencegahan obesitas pada anak. 

 Obesitas pada anak sendiri bisa terjadi karena disebabkan oleh beberapa faktor penyebab, dan yang paling umum adalah sebagai berikut ini: 
 1.Gaya hidup memang merupakan penyebab pertama mengapa anak mengalami obesitas. 
Dengan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dan juga kalori yang berlebihan membuat anak akan lebih mudah untuk kelebihan berat badan. 
Mengkonsumsi makanan cepat saji, mengandung banyak gula, kurang beraktivitas, dan terlalu lama di depan tv merupakan penyebab utama mengalami obesitas. 


Dampak bagi kesehatan jika banyak mengkonsumsi junk food alias makanan tidak sehat dan bergizi.
Dampak bagi kesehatan jika banyak mengkonsumsi junk food alias makanan tidak sehat dan bergizi.(Source:allposters.com)


2. Faktor genetis juga bisa menjadi alasan mengapa anak mengalami obesitas. 
Apabila ada anggota keluarga yang mempunyai obesitas maka anak akan lebih cenderung mengidap obesitas. 

Sekeluarga memiliki kecenderungan genetik obesitas (Source:Psychcentral.com)


3. Faktor psikologis juga merupakan pemicu mengapa anak mengalami obesitas. 
Hal tersebut karena makanan biasanya menjadi alat pelarian anak dari tekanan psikologis yang dirasakan. Banyak orangtua yang akan tidak terlalu pusing apabila anaknya kelebihan berat badan. Padahal hal tersebut juga bisa berbahaya terutama untuk kesehatan. 

Sekilas bayi gendut tanpak menggemaskan, tetapi jika overweight akan menambah resiko untuk kesehatannya.


Karena ada beberapa dampak yang bisa terjadi bagi anak yang mengidap penyakit obesitas  yang bisa berbahaya seperti berikut: 
 • Tekanan darah tinggi dan juga kolesterol tinggi yang dapat menimbulkan stroke. 
• Diabetes tipe dua dapat untuk mempengaruhi metabolisme glukosa dalam tubuh. 
• Gangguan pola tidur juga bisa dirasakan untuk pengidap obesitas. 
• Gangguan tulang bisa terjadi karena kelebihan berat badan. 
• Tidak percaya diri juga bisa terjadi sehingga menyebabkan depresi. 

Diabetes tipe dua dapat untuk mempengaruhi metabolisme glukosa dalam tubuh.
Diabetes tipe dua dapat untuk mempengaruhi metabolisme glukosa dalam tubuh.

Obesitas menyebabkan tidak percaya diri.

ahaya bagi organ tubuh maupun mental penderita obesitas.
Bahaya bagi organ tubuh maupun mental penderita obesitas. (Souce:washingtonpost.com)


 Oleh karena itulah bagi anak yang mengalami obesitas sebaiknya diperingatkan oleh orangtua. Dimana akan lebih baik apabila orangtua memberikan dukungan pada anak agar ia dapat untuk menurunkan berat badannya ke berat badan normal. 
Orangtua bisa memulai dengan cara bicara dari hati ke hati dan memberikan nasehat pada anak untuk berdiet dan menurunkan berat badan ke berat badan ideal.
Sehingga dengan begitu masalah obesitas dapat teratasi dan anak juga bisa hidup lebih sehat tanpa ada ancaman penyakit yang datang dari penyakit obesitas. 

 Selain itu, langkah selanjutnya adalah dengan mengajak anak yang mempunyai berat badan berlebih untuk mengkonsumsi makanan sehat. 
Ajaklah anak untuk menjalankan pola makan sehat dengan beberapa cara seperti: 
 • Lebih banyak mengkonsumsi buah dan juga sayuran.
 • Membatasi frekuensi anak secukupnya sehingga tidak berlebihan. 
• Memasak makanan sendiri dari rumah dan hindari untuk makan di luar. 
• Tidak mengkonsumsi makanan cepat saji, makanan dan minuman kalengan, dan juga yang mengandung banyak zat kimia lainnya. 
 Dan cara yang terakhir untuk orangtua dapat untuk mencegah atau mengobati anak yang mempunyai berat badan berlebih adalah dengan mengajaknya beraktivitas. 

Olahraga sangat penting untuk kebugaran dan mencegah obesitas.
Rumus paten untuk kesehatan tubuh.


Adapun yang bisa orangtua lakukan adalah dengan: 
 • Langkah pertama adalah dengan mengajak anak untuk berolahraga bersama yang menyenangkan. 
• Membatasi anak untuk menonton tv sambil mengkonsumsi cemilan dan gantikan dengan aktivitas yang lebih sehat. 
• Biarkan untuk anak bermain di luar ruangan daripada bermain gadget di dalam ruangan. Sehingga ia akan lebih bergerak apabila bermain di luar lapangan seperti sepakbola, kasti, dan permainan anak lainnya.



Bagaimana?
Masa kita sebagai orangtua tega membiarkan anak kita terengah-engah karena sulit bernafas akibat kelebihan berat badan, atau penyakitan di usia sangant muda.
Ayo mulai disiplin dari sekarang demi kesehatan dan umur panjang keluarga kita.
Setuju kan?
Powered by Blogger.