TIPS MENGGUNAKAN INTERNET SECARA SEHAT

Wednesday, November 15, 2017

tips menggunakan internet secara sehat
tips menggunakan internet secara sehat
Tema kali ini digagas oleh suhuku mbak Dewi Rieka , empunya ANAK KOS DODOL berjilid2 yang sudah best seller dan difilmkan dengan pemeran Ayudia Bing Slamet ini.
Makdew memang kece dan produktif banget menelorkan buku dan karya-karya tulisan serta sering mendapat juara. Yang satu lagi adalah mbak Prananingrum, seorang bussiness woman yang terampil membuat  hiasan berhubungan dengan bedding serta aktif juga dalam dunia perblogeran.
Temanya adalah : BERINTERNET SEHAT MENURUT KAMU.

Langsung aja yah,..
Sepertinya sudah jamak dimanapun berada , manusia-manusia modern mudah ditemui teronggok  dipojok-pojok ataupun ketika sedang bersosialisasi, berasyik-masyuk dengan sesuatu benda tak kasat mata yang bernama Internet.
 Mungkin diera sekarang,
orang yang ga melek internet bisa saja dicap sebagai golongan makhluk jadul dan terbelakang ,yaah…bisa saja disamakan dengan orang yang buta huruf. 
Dampaknya, biasanya ketika kita memperoleh informasi dari buku-buku, gara-gara ada internet, segalanya terasa terpapar nyata tanpa susah-susah mengeluarkan uang atau masuk ke toko buku.
 Hal yang menjadi kendala adalah, kita tidak tahu pasti kevaliditasan dari informasi yang kita peroleh dari internet. Bisa saja itu menjerumuskan atau bukan informasi yang benar karena bersumber dari orang-orang yang bukan ahlinya dan memberikan info dengan maksud dan tujuan tertentu.
Filter dari diri sendirilah yang harus dikedepankan agar tidak asal menerima informasi yang mampir ke kita melalui internet. Lalu apa sih manfaat menggunakan internet dan bagaimana tips menggunakan INTERNET secara sehat? Ini yang
saya rangkum berdasarkan pengamatan sejauh ini.

(Source: imoney)



1. Update Berita Terbaru 

Hal yang paling sering diakses lewat internet sekarang ini, apa lagi kalau bukan media social. Beragam media social semacam Facebook, Instagram, Twitter, Whatsapp, Line, dan sebagainya memang serasa seperti nafas yang dihirup setiap saat orang-orang masa kini. Rasanya hambar jika seharian kita tidak mengintip salah satu sosmed, atau bahkan semua akun sosmed yang kita miliki , rasanya ada kewajiban untuk selalu harus ditengok. Tak heran banyak sekali informasi-informasi berita terbaru yang dengan mudahnya diikuti apalagi kalau kita sudah tergabung sebagai follower akun-akun berita, pengetahuan bahkan gossip yang paling banyak peminatnya. Hayooo..ngaku siapa yang jadi followernya Lambe Turah? Hahahaha…. *ngacungdibalikpunggung

Belum lagi berita-berita yang kadang hoax bertebaran dimana-mana. Yang penting tercepat munculnya , tidak peduli bisa dipertanggungjawabkan atau tidak.
Ya, kalau menurut aku sihh.. apdet informasi paling terdepan sah-sah saja, tetapi juga harus punya rem supaya ga kaya truk pasir rem blong, terus nyeruduk sana-sini tanpa kendali.
Pertama yang harus dilakukan adalah:
- membaca dengan seksama,kemudian meneliti apakah ada kejanggalan dari berita tersebut. -Kemudian kroscek dulu ke berita-berita terkait, atau tanya teman sekeliling supaya kita tidak asal menerima mentah-mentah tanpa berpikir secara logika.
Karena kadangkala ada foto-foto yang dishare dengan caption bombastis, padahal peristiwanya berbeda sama sekali dengan yang disebutkan dalam beritanya. Untuk itulah perlu filter supaya tidak gampang terhasut berita-berita yang belum jelas kebenarannya.
Atau yang paling baru, (agak gossip dikit yaaah, biar apdet). Orang-orang lagi sibuk memberi komentar hingga ratusan ribu ke media social seorang artis gara-gara tindakannya yang diluar ekspektasi mereka (RN, UP, dll).
Supaya dianggap generasi apdet, terus jadi ikut-ikutan berpolemik dan berkomentar.
 Sebenarnya hal ini menjadi sesuatu yang tidak begitu penting, karena “korbannya” pun juga tidak bergeming.
Alih-alih meributkan, alangkah lebih bijaksana untuk sekedar tahu, merenung, dan memahami , karena setiap manusia memiliki jalan hidupnya sendiri2.
Menurut hemat saya, ikut campur dengan memberikan penghakiman begitu rupa , hanya membuahkan sesuatu berbentu dosa dan meracuni diri sendiri karena merasa bahwa cara pandangnya paling benar.
So, lebih baik alihkan ke hal-hal lain yang lebih membangun dan membuang yang tidak sesuai dengan pemikiran kita, untuk diri sendiri saja.



 2.Komunikasi

 Ada sebuah ungkapan jika internet dikatakan "mendekatkan sesuatu yang jauh" karena dengan menggunakan internet kita bisa bertemu kawan lama ataupun orang lain yang belum kita kenal.
Aku yang kehilangan jejak teman-teman SD sampai teman-teman kuliah, seakan merasa dikumpulkan dengan bantuan media social . Gebetan jaman dulu yang cuma bisa diem-diem tak pernah terungkapkan, sekarang dengan mudahnya berbalas komen hanya dengan menulis status saja lewat internet (#tsahh).
Wuaaaa…tapi jika tidak hati-hati, bisa saja kita terjerumus pertemanan yang tidak sehat. Komunikasi jarak jauh boleh-boleh saja, tetapi tetap harus tau batas-batasnya. Jangan sampai saling mengganggu teritori masing-masing, apalagi jika sudah berstatus HAK MILIK.
Bisa runyam akibatnya. Banyak sekali pasangan-pasangan yang berpacaran ,atau bahkan  yang sudah beristri/bersuami pindah kelain hati, hanya gara-gara intensitas komunikasi yang berlebihan melalui sarana internet. Kembali ke diri masing-masing sih, kalau pendapatku. Mau jadi peacemaker alias pembawa damai, atau destroyer alias perusak? Daripada nanti dibelakangnya malah menimbulkan malapetaka tak berkesudahan, lebih baik cukupkan saja keinginan-keinginan untuk berkomunikasi tidak sehat, hingga menjurus ke hal-hal yang intim, karena itu hanya akan membuahkan keterpurukan dan penyesalan…percaya deh…



3. Mengunduh dan Mengunggah 

 Sebagai manusia yang tidak bisa lepas dari music dan film, aku sering sekali mendownload alias mengunduh Foto, musik, film ,dokumen, dll lewat internet. Bisa juga mengirimkan kepada teman . Tapi juga harus hati-hati. Jangan asal mengunduh dan mengunggah sesuatu yang melanggar UU ITE. Bisa-bisa kita dijerat pasal2 pornografi, pornoaksi dan pencemaran nama baik hanya gara-gara ceroboh dalam mengunduh dan menggunggah apapun informasi yang kita punya atau yang akan kita bagikan. Pokoknya berpikir yang sehat dan positif saja buat otak, hati dan jiwa, itu yang paling penting!


4. Menambah Teman 

 Internet juga bisa menjadi ajang mencari teman, karena internet tempat bertemu banyaknya orang walau tidak secara langsung.
 Kita bisa menambah teman dari internet dari beberapa situs seperti: Sosial Networking contohnya facebook, twitter, google+, instagram, dll. Kalau aku sih, tidak gampang asal accept pertemanan lewat facebook, harus kukepoin dulu asal-usulnya sebelum aku terima.
Karena banyak sekali serigala berbulu pudel yang menyamar menjadi orang baik-baik, dan berkata-kata manis tapi ternyata dibaliknya adalah tukang palak, preman, pedofil, maniak sex , dan semacamnya. Hiiiii..syeremmm kan?
Deteksi pertama sih kulihat dari status-status dan foto-fotonya yang tersebar diakun pribadinya. Langkah berikutnya aku lihat apakah ada teman dia yang juga berteman denganku. Jika setidaknya ada 20 orang, brarti bisa dipertimbangkan, kalau kurang, hmmmm,..YOU MUST TRY HARDER, GUYS!
Terus kalau status-statusnya terlalu mengisyaratkan kaum ekstrimis dan fanatisme berlebihan terhadap suatu golongan atau agama tertentu, yaaaa..BIG NO NO..laaah.
 Aku malas diganggu dengan hal-hal yang berbau doktrinasi dan pengkaderan. I’m just an ordinary people with much sins…babe! Hahah…


5.Belanja Online

 Nhaah, ini dia.. Ayo ngaku yang hobinya belanja online? Aku ikutaannn ngaku,…hahaha.
 Dengan mudahnya kita bisa berbelanja melalui internet, tidak perlu menghabiskan banyak tenaga keluar rumah, lebih hemat waktu, dan harganya bisa berbeda jauh dengan harga yang diperoleh dari took atau mall tempat kita sering nongkrong.
Apalagi sekarang ada fitur COD atau bayar di tempat sehingga akan meminimalisir dari tindakan penipuan, kalian tinggal pilih barang yang kalian suka di situs toko online dan membayarnya ketika barang di antarkan ke rumah.
Tapi tetap ada celah yang bisa menyeret kita untuk konsumtif dan tau-tau duit habis gara-gara keseringan belanja online. Dibutuhkan rem lagi supaya bisa belanja yang perlu-perlu saja, sehingga tidak terjebak besar pasak daripada tiang. Bisa-bisa malah terjerat hutang kan malah repot. Mau bergaya malah jadi gila….



 6.Sarana Hiburan 

Paling suka buat aku kalau lagi suntuk adalah membuka Youtube. Dari situ aku bisa lihat tayangan film lucu, talkshownya Sule di NET TV, atau prestasi-prestasi manusia berbakat lewat ajang pencarian seperti America’s Got Talents, The Voice, Masterchef, dan semacamnya.
Atau malah buka Youtube kita sendiri, dan berhaha-hihi menikmati kenarsisan pribadi... Seperti punyaku dibawah ini.
Duet antara majikan dan babunya yang baru bangun tidur...eh #tutupanwig
(Subscribe pleaseeee...pleassee..#iklanterselubungdanmengikat)




Bisa berjam-jam aku tongkrongin untuk nikmatin tayangan itu semua (even dikamar mandi...eh). Tapi eling waktu juga loh..gezz! (tiru2 bajindol)..:P
Bisa-bisa lupa daratan, jadi kelamaan browsing dan nonton bikin kerjaan rumah ga beres-beres, kerjaan kantor terlupakan, anak udah sampai dipucuk puun buat latihan terbang, kan malah perot,,eh repot.
Pakai timer dideketin kuping kalau perlu, dan distel 1 jam ajah, cukup.Terus kudu balik ke aktivitas yang lebih penting supaya tugas-tugas gak makin menumpuk gara-gara terlalu asyik berselancar didunia maya. Tul ga?
Nhah, ternyata internet berguna banget kan buat membunuh suntuk, dan melepas bosan serta penat. Kamu juga ga?



7. Pembelajaran Online

 Selain mencari informasi lewat mbah Gugel dan konco-konconya yang memang sering banget aku lakukan karena ilmuku mentok, internet juga bisa untuk belajar Bahasa seperti lewat Google Translate, dll. Bisa juga dengan bertanya-tanya seputar pelajaran, di website seperti: academia.edu, brainly.co.id,dll. Enak bukan?
Sekali ketik dan klik, masalah kebuntuan teratasi.



8. Mendapatkan Uang
 Nah, ini yang paling penting. Internet juga bisa menghasilkan uang loh. Contohnya lewat ngeblog seperti yang kulakukan sekarang, atau sebagai youtuber atau vlogger. Atau dengan pelatihan-pelatihan terjadwal yang biasa dilakukan oleh para tutor dan motivator. Diharapkan, seperti inilah jejak yang harus diikuti oleh kita penggila internet, supaya tidak hanya kesenangan semata yang kita peroleh, tetapi kepuasan finansial juga bisa tercapai.

 Kalau kamu, apa yang paling sering dilakukan dengan bantuan internet?
 Masih bisa hidup tanpa internet diera sekarang?

You Might Also Like

3 comments

  1. Hahahaaa.. sellau ada yg bikin ngakak dipostingan kakak archa. Top laaah.. itu smua jg yg aku lakukan bersama internet. Hihihi. Hidup terasa hampa tanpa internet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Weladalah...mana nih yg kocak..😄. Tul...hampaaaa beud

      Delete
  2. kadang baru baca judul artikelnya aja kita udah terpancing ribut padahal belum baca isinya ya hadeeh

    ReplyDelete

Silakan beri komentar ya, saya pasti balas asal NO SPAM dan NO SARA. Thank you...