FILM-FILM STEVEN SPIELBERG MEMANG BRILIAN!

Monday, July 31, 2017

Sutradara kawakan : Steven Spielberg
Berbicara tentang tema dari arisan Blogger Gandjel Rel selama ini khususnya,dan pada umumnya tema dalam postingan blogku, tema yang dicetuskan oleh mbak Untari dan mbak Ira Sulistiana ini benar-benar tema yang kunantikan selama ini.
Tema apa sih?

Sebagai seorang Movie mania alias penggila nonton film, Film favoritku sepanjang masa adalah semuaaaaa yang disutradarai oleh Steven Spielberg.
Aku mengidolakan sutradara satu ini karena super duper kreatif.
Aku masih ingat pernah membaca biografi Steven Spielberg,ketika dia kecil pernah meledakkan dapur rumahnya karena suatu eksperimen hingga hancur berkeping-keping.
Melihat itu ,ibunya justru tidak marah,malah mendorongnya untuk melakukan percobaan lagi demi memenuhi hasrat kreatifitasnya,hanya saja jangan didapur lagi.
Haha..(coba kalo aku ibunya Steven..tak cincang!) Eh.

Hampir sebagian besar film yang dia sutradarai,aku tonton.
Bagiku,dia adalah sosok yang genius dengan buah pikiran dan sentuhan polesannya berhasil membuat film2 yang out of the box, tidak mudah dilupakan dan fenomenal.
Tak jarang juga menjadi box office dan perbincangan diseluruh dunia.



Film nomer 1 buatku hasil karya Steven Spielberg adalah film Schindler's List.
 Saking adorenya sama film ini,aku sempat beli versi  video betamax jaman dulu itu,saat berkunjung ke negaranya uncle Sam sekitar tahun 94,lulus SMP.

Film ini kalau tidak salah produksi tahun 1993.
Kenapa aku suka?
Entah kenapa ,aku selalu suka nonton film yang berbau NAZI Jerman.
Bukan...bukan karena aku pro atau kontra dengan hal-hal yang berbau Yahudi,tetapi buatku ,kisah jaman Hitler ,perang dunia I dan sekitarnya ,termasuk sejarahnya dan ada apa dibalik peristiwa itu membuatku ingin tahu lebih dalam.
Seperti yang pernah kujelaskan sebelumnya,bahwa dalam menonton film,aku selalu memperhatikan detail.
Dan detail film ini sangat diperhatikan sekali,dari pemilihan kostum,kendaraan-kendaraan era PD I,make up pemain-pemainnya yang khas dan nampak keras atau tertindas,tak luput dari pengamatanku.
Semakin kagum deh sama pakde Steven ini.


Menurut wikipedia,Pemerintah Orde Baru mulanya melarang peredaran film ini di Indonesia sehingga kebanyakan orang Indonesia hanya dapat menyaksikannya lewat VCD bajakan. Bisa jadi larangan ini disebabkan karena film ini menggambarkan kehidupan orang Yahudi. Namun, tokoh terkemuka seperti wartawan senior Rosihan Anwar yang sempat menyaksikan film ini di luar Indonesia, justru menyesalkan kebijakan pemerintah dan menulis di surat kabar Indonesia apresiasinya yang sangat mendalam tentang film yang sarat dengan pesan kemanusiaan ini.

Film ini berdasarkan novel karya Thomas Keneally berjudul Schindler's Ark, yang kemudian diadaptasi oleh Steven Zaillian dan disutradarai oleh Steven Spielberg.
Ceritanya berkisah tentang Oskar Schindler (pengusaha Katolik Jerman)  yang menyelamatkan nyawa ribuan orang Yahudi Polandia .
Mengapa diberi judul Schindler's List?
Itu adalah daftar dari 1100 orang Yahudi yang dipekerjakan oleh Schindler di pabriknya sehingga tidak sampai dikirim ke kamp-kamp konsentrasi.
Film ini dibintangi oleh Liam Neeson,Ralph Fiennes dan Ben Kingsley.
Memang bukan merupakan aktor-aktor yang familiar ditelinga anda,tapi buat orang-orang yang gemar menonton film,mereka adalah aktor-aktor watak yang mumpuni.
Liam Neeson sebagai Oskar Schindler
Ralph Fiennes sebagai Amon Goth
Ben Kingsley sebagai Itzhak Stern
Adegan diawali dengan gambar berwarna.
Lama-lama berubah menjadi film hitam putih,untuk menggambarkan kemuraman film ini.



Dengan kekalahan tentara Polandia oleh Tentara Jerman,mereka dipindahkan ke pusat kota dengan mayoritas orang Yahudi.
Orang-orang Yahudi dengan berbagai latar belakang ini ditahan di Krakow pada awal PD II.
Sementara itu,tentara Jerman mendata nama-nama mereka dengan mengetik sebuah daftar diperon-peron stasiun.

Adalah seorang bernama  Oskar Schindler,pengusaha Jerman yang kolaps yang berencana memanfaatkan tenaga orang-orang Yahudi untuk membuat barang-barang kebutuhan tentara Jerman.
Kesan yang ditebarkannya begitu baik didepan tentara Jerman,karena Oskar merupakan anggota partai Nasionalis Jerman.
Dia menjalin kerjasama yang baik dengan kepala polisi dan pejabat di Krakow sambil membangun citranya sebagai pengusaha yang sempat terpuruk.
Karena mendapatkan dukungan militer, Schindler berusaha mendapatkan pabrik untuk memproduksi barang-barang  dari emaiterutama alat-alat masak. Di pabriknya ia diperintahkan memproduksi barang-barang seperti panci, poci, dan peralatan masak lainnya untuk menunjang perang. Schindler tidak punya uang untuk membelinya. Kemampuan administrasinya pun diragukan. Namun ia mendapatkan bantuan melalui kontaknya, Itzhak Stern seorang fungsionaris di Dewan Yahudi setempat yang pada gilirannya mempunyai kontak dengan komunitas bisnis Yahudi yang bergerak di bawah tanah.



Schindler memperoleh uangnya dan memulai pabriknya. Ia menjaga agar para penguasa Nazi bahagia dan menikmati kekayaan yang baru diperolehnya, sementara Stern adalah orang yang sesungguhnya mengoperasikan pabrik dan menggunakan posisinya untuk menolong teman-teman Yahudinya, yang kini dikurung dalam sebuah ghetto di dalam kota Kraków.
Para buruh di pabrik Schindler diizinkan keluar dari ghetto. Mereka mendapatkan surat keterangan sebagai "buruh penting," yang menjamin bahwa mereka tidak akan ditangkap di malam hari oleh Gestapo.
Hal yang terakhir ini penting, dan Stern menggunakan kecakapannya untuk memastikan bahwa sebanyak mungkin orang dianggap "penting" oleh birokrasi Nazi, bahkan anak-anak, orang lanjut usia, dan orang sakit -- tanpa surat itu mereka pasti sudah ditangkap dan dikirim ke kamp-kamp. 
Seorang perwira SS yang bernama Amon Goth tiba di Krakow untuk memulai pembangunan sebuah kamp kerja paksa, Plaszow dan untuk menguasai Ghetto.

Göth merupakan sosok antagonis dalam  film ini karena dia mewakili sadisme dan kekejian Nazi, yang tidak hanya menikmati pembunuhan dan penyiksaan.
Göth meratakan Ghetto Krakow dengan tanah, lalu mengirim ratusan pasukan untuk membersihkan ruang-ruang yang penuh sesak dan menembak siapapun yang menolak. Schindler menyaksikan pembantaian ini dari perbukitan yang berhadapan dengan ghetto itu, dan ia tampak sangat terpukul. Namun kini ia menghadapi masalah yang lebih mendesak tentang bagaimana menjalankan pabriknya tanpa buruh-buruhnya. Ia menemui Göth, berteman dengannya, dan meyakinkannya agar ia diizinkan mempertahankan buruh-buruhnya dengan ganjaran sogokan dan hadiah. Meski dengan berat hati, Schindler kini melindungi orang-orang yang kecakapannya sangat rendah di pabriknya.

Dibagian ini, Spielberg menghadirkan adegan berwarna melalui  peran yang dikenal sebagai "si gadis bermantel merah": seorang gadis kecil yang mengenakan mantel merah. Warna mantel ini menjadi menonjol karena inilah benda satu-satunya yang muncul berwarna dalam seluruh film ini.
 Sisa film ini ditampilkan dalam hitam-putih, kecuali pada bagian terakhirnya yang menggambarkan masa kini. Para kritikus dan pakar mengatakan bahwa penampilan gadis bermantel merah ini merupakan "tanda" yang digunakan oleh Spielberg untuk menggambarkan transformasi kepribadian Schindler. Pertama kali ia muncul, Schindler berubah dari seorang pengusaha yang berhati dingin menjadi seseorang yang lain. Ia melakukan usahanya yang pertama untuk diam-diam membantu buruh-buruhnya dan menyelamatkan mereka dari penganiayaan dan maut kemudian. 

Daftar tahanan-tahanan yang "berkecakapan" inilah yang merupakan Schindler's List (Daftar Schindler), dan bagi banyak dari tahanan di kamp Plaszow, tercantum dalam daftar itu menghasilkan perbedaan antara hidup dan mati.

Film dengan Kata kunci adalahBarangsiapa menyelamatkan satu nyawa, ia menyelamatkan seluruh dunia,ini menyuguhkan ending yang memikat.

Aku paling suka film yang susah ditebak jalan ceritanya terutama endingnya.
Kekejaman NAZI digambarkan secara detail dan brutal di film ini sehingga banyak mendapatkan pujian dari para kritikus.
Bahkan Steven Spielberg pun ogah dibayar karena menganggap sebagai "uang darah", menghayati penderitaan yang dialami oleh para tawanan.
Film ini dinominasikan untuk 12 Academy Awards, dan memenangkan tujuh di antaranya, termasuk Film Terbaik dan Sutradara Terbaik ,tentu saja diganjar untuk  sutradara sekelas Spielberg.

Film lain yang kusukai hasil tangan dingin Steven Spielberg adalah Amistad.
Lagi-lagi film ini dilarang beredar di Indonesia.
Berkisah tentang perbudakan orang-orang kulit hitam.
Kapan-kapan aku tulis reviewnya ala Archa Bella ..yah.

Yang jelas,baik film2 terdahulunya,dari Jaws ,hiu ganas itu,Extra Terrestrial alias E.T, trilogi Indiana Jones yang dibintangi Harrison Ford(The Raiders of the Lost Ark,The Temple of Doom ,Indiana Jones and The Last Crusade),Jurassic Park hingga Jurassic World,Back To The Future I-III yang dibintangi Michael J.Fox yang selalu imyut,Hook (Robbie Williams), Saving Private Ryan-nya Tom Hanks, The Adventure of Tintin hingga Lincoln ..kutonton semua.

Intinya...for me,he is the best director!
Film-filmnya tak akan pernah lekang oleh waktu dan tetap brillian sesuai jamannya...bahkan sampai sekarang unforgettable.

By the way, Filmnya Steven Spielberg yang mana yang pernah kamu tonton?

You Might Also Like

11 comments

  1. waaaah jadi pengen nonton filmnya...

    ReplyDelete
  2. Pernah nonton juga jaws, Jurassic park, hook, the adventure of tintin, emang steven Spielberg kalau bikin film totalitas ya selalu banyak penggemar filmnya 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak..hebatnya dia selain bagus jg box office. Banyak film yang bagus tp jeblok dipasaran.

      Delete
  3. Waah filmnya Spielberg. Abis baca ini langsung penasaran pengin nonton. Soalnya belum pernah nonton film yang ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nonton gih...ini sdh jd favoritku sejak kapan taun....

      Delete
  4. Karyanya spielberg memang khas, byk kejutan juga, aku juga suka mb

    ReplyDelete
  5. Yuhuuu jadi punya referensi film2 lama. Ku penasaran schindler's list.
    Makasih mba archa

    ReplyDelete
  6. jadi kepingin nonton juga nih mbak....

    ReplyDelete
  7. biasanya saat nonton film orang liatnnya nama pemerannya. Klo aku liatnya siapa yang sutradarainya.

    ini film memang top dah, wajib di tonton.

    ReplyDelete

Silakan beri komentar ya, saya pasti balas asal NO SPAM dan NO SARA. Thank you...