RASA BAHAGIA DAN SYUKURKU DI #USIACANTIK KU

Monday, November 21, 2016




“Dik, ..kamu sekarang lebih cantik daripada kamu yang kukenal dulu pertama kali pas SMA...”

 Haha, kadang aku geli mendengar suami bilang kalimat gombal seperti ini. 
Gombal buat aku ,karena dia juaraang banget memuji istrinya, keseringan ngejek malahan.Ngejek becanda sih, tapi dia memang pelit pujian sih...*cakarable banget lah ..grmmhh! ☺

“Masaaaa,....mas? Bilang aja gendut..”,sahutku sambil manyun. 

“Benerannn,asli! Dulu kamu gendut banget, ..gak menarik, bajunya gombrong,cuek abis, tomboy, ...kalo sekarang,..hmmmm”,sambungnya sambil senyum-senyum. 

 Memang kalau meloncat beberapa tahun kebelakang, penampakanku agak-agak ajaib, apalagi jaman-jaman masih SMA dan kuliah , sulit bedain ini makhluk cewe, cowo atau jadi-jadian...eh. 

Apalagi kuliahku yang mengambil jurusan Arsitektur lebih menambah kadar kecuekanku untuk mengabaikan penampilan karena jurusan studiku banyak diminati oleh laki-laki. 


Setelah lulus kuliah S1, aku bekerja disebuah biro konsultan dan kontraktor arsitektur dikotaku sembari meneruskan kuliah di S2 mengambil Magister of Architecture alias Master Arsitektur. Beberapa bangunan komersial besar dipusat kota dan beberapa rumah mewah menjadi obyek pengawasanku. 
Naik-naik ke bangunan berlantai tinggi sudah bukan hal yang asing bagiku. Bosku kala itu tidak peduli aku cewe , sikap profesionalitas tetap dikedepankan jika harus memanjat memakai tangga monyet sekalipun tetap harus dilakukan. 
Hingga pernah suatu kali aku ditugaskan untuk mengukur bangunan rumah tua didaerah kota lama dan harus memasuki rumah tersebut sendirian karena akan diredesain menjadi bangunan baru. Aku hanya dibekali kunci dari penjaga rumah itu, dan masuk sendirian sambil membawa alat meteran.
Sepertinya rumah itu sudah tidak berpenghuni puluhan tahun, karena begitu pintu dibuka, puluhan kelelawar berjejalan menghambur keluar dan suasana didalam sangat gelap hingga sarang laba-laba pun sudah menghitam.Aku masuk kesana dengan berbekal senter dari kantor, tetapi selalu saja mati dipusat rumah sampai 3x mengganti senter hasil meminjam dari warung tenda depan, tetap saja padam padahal waktu masih pukul 1 siang.

Bangunan berlantai dua tersebut beralaskan kayu dan berderak-derak setiap kali aku menginjak kayunya yang lapuk. Kebetulan saat itu aku sudah menikah dan baru hamil 5 bulan, tetapi tugas tetaplah tugas. Suamiku yang bekerja berpisah kota denganku (dia di Bandung) mungkin menangkap sinyal kalau istrinya sedang bertugas dengan resiko yang lumayan berbahaya , tiba-tiba dia meneleponku , demi mendengar pekerjaanku yang nyerempet terpeleset, pada saat itu juga dia  menyuruhkan resign  karena takut terjadi apa-apa dengan anak pertama kami. 

Disinilah “masa-masa kejenuhan” melandaku dengan begitu hebat. Tepat 15 hari setelah sidang tesis, anakku lahir saat usiaku 26 tahun. Aktivitasku yang biasanya bekerja, berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai kalangan mendadak sirna berganti kegiatan mengasuh bayi baru lahir. 
Tanpa bantuan Asisten Rumah tangga apalagi baby sitter, kuurus anakku sendiri berdua dengan suamiku. Hari-hari kuisi dengan bergumul rutinitas harian ibu rumah tangga dari menyusui, mencuci popok, memasak nasi tim, bersih-bersih rumah ,menyetrika dan pekerjaan-pekerjaan yang rasanya tak kunjung tuntas karena bersusul-susulan. 
Tugas satu selesai, tugas lain menanti disambut, begitu seterusnya hingga waktu untuk “me time” atau berkumpul dengan teman rasanya tak pernah terpikirkan. 

Hari-hariku diisi dengan kemarahan dan kemarahan. Dari seseorang yang biasa dinamis dengan seabreg aktivitas diluar berubah seketika dan kesenangan itu rasanya terampas tuntas.

Tiap kali melihat sosial media yang berisi berita teman-teman sekolahku dulu sukses menjadi manajer, atau dikirim ke luar negeri oleh perusahaannya, dan mendengar prestasi-prestasi gemilang mereka, terbersit rasa sedih dan nelangsa. Mengapa aku hanya dirumah, berkutat dengan urusan domestik yang menjemukan, menunggu suami yang pulang hampir tengah malam karena bekerja diproyek bangunan.
Semua itu berkecamuk dalam pikiranku,berputar-putar bak benang kusut, hingga aku pernah jatuh di kamar mandi dan menabrak orang dijalan dengan mobil gara-gara syarafku tegang akibat stres yang kubuat sendiri. Hingga aku harus menjalani Fisioterapi yang didahului dengan test EEG (electroencephalogram)+ EMG(Electromyography).untuk mengetahui diagnosanya.




gelombang elektromagnetik (EEG+EMG) mengaliri kelapa eh kepalaku dengan perantara kabel2 lebih dari 30 yang ditempelkan di muka , kepala dan  sekujur tangan, dengan semacam penghantar  (dan unsur basah/air shg berasa kesetrum-kalo anak kecil biasanya ditidurkan dulu) supaya gelombang dikepala dan otot2 saya bisa terdeteksi (konslet apa ga? Hush!).
Aku didiagnosa terkena Spasmofilia. Ada 4 grade Spasmofilia. Dari 1 sampai 3 mulai dari ringan sampai paling berat. Grade 4 menurut yang kubaca adalah bila kurang kalsium. Aku didiagnosa grade 3, (dan kata dokter kearah grade 4 itu bisa stroke beneran....huwaaaa....kacauuuw dunia persilatan!), ini adalah grade yang kata dokter cukup lama pemulihannya karena gejalanya tahan lama dan berulang. Dan baru sekarang ini ketemu Spasmofilia setelah dokter melakukan tes EEG dan tes EMG (disetrum di tangan dengan kejutan2 kecil, dan nafas cepat). Dan ternyata memang Spasmofilia hanya bisa ketahuan dengan EMG.
Untuk mengobatinya, aku harus menjalani fisioterapi tanpa putus setiap hari di rumah Sakit. Kebayang harus bolak balik kerumah sakit untuk disetrum dengan alat bernama Tenz atau Autosound.

Sebelum diterapi Autosound, dioleskan gel dulu bernama Kaltofren sebagai penghantar



Untungnya suamiku selalu mensupport setiap kali rasa lelah mulai mendera. 
Dia selalu membangkitkan semangatku saat perasaan “mellow-galaw” sekonyong-konyong hinggap tak kenal sikon. 
"Bersyukurlah menjadi seorang ibu dengan anak-anak yang istimewa, dik...", itu kata-kata yang selalu dia suntikkan ketika aku mulai dilanda kelelahan.

Akhirnya seiring dengan semakin besarnya anakku yang pertama (perempuan) disusul anak yang kedua (yang kebetulan laki-laki), kepercayaan diriku mulai timbul. 
Akhirnya aku menyadari , sikap-sikapku yang egois dan masih mementingkan karier adalah segala-galanya itulah yang menghambatku. Pelan tapi pasti aku semakin mencintai peranku sebagai ibu yang selalu ada untuk anak-anakku.
Apalagi kedua anakku adalah anak-anak yang sulit untuk bisa cocok dengan pengasuh karena keaktifan mereka bertanya dan bergerak. 

Anak pertamaku sangat cepat menangkap informasi sehingga harus memiliki kesabaran ekstra tinggi untuk meladeni semua pertanyaannya. Diusia 2 tahun, dia sudah bisa membaca lancar, karena pada saat umur 1,5 semua huruf sudah dia hafal luar kepala. Berkali-kali konsultasi dengan psikologlah yang akhirnya menyibukkanku untuk keluar dari rasa menuntut untuk berkarier seperti dulu lagi. Kedua anakkulah yang telah mendidikku untuk menjadi orang yang lebih sabar dan telaten, sehingga sampailah aku pada kesimpulan bahwa yang harus dipsikolog-in sebenarnya bukan mereka ,tetapi aku yang perfeksionis ini untuk bisa lebih calm down
Diusia 3,5 tahun , test dari psikolog UI menyatakan bahwa Aurel, anak pertamaku berada dilevel kelas 2 SD. Jadilah aku mencurahkan energiku agar bisa mengarahkan mereka untuk berkembang dengan wajar.
Agak menakutkan juga punya anak-anak yang terlalu cepat mengerti.

Seiring dengan bertambah besarnya mereka, tugasku menjadi lebih santai. 
Rasanya terbayar sudah tahun-tahun penuh peluh dan airmata akibat terlalu ‘lebay’ memandang diri sendiri. Berdamai dengan keadaan itu memang kunci yang paling jitu.
Kini anak-anakku lebih bisa mandiri, belajar tidak perlu dikejar-kejar, bahkan aku suruh nonton tivi saja, haha...”Don’t be too serious kiddos!” ☺❤ dengan prestasi yang cukup membanggakan diusia yang menginjak remaja.

Hari-hariku kini lebih ceria di #UsiaCantikku sekarang ini. 
Di umur 37 tahun ini, aku sibukkan diriku selain sebagai ibu untuk anak-anakku dan tetap melayani suamiku juga mengapresiasikan diriku diberbagai komunitas. 
Background pendidikan Arsitekturku kugunakan sebagai tenaga pendidik atau dosen Arsitektur disebuah perguruan tinggi swasta dikotaku.Mengajar dedek-dedek gemes...eh..mahasiswa-mahasiswa yang bersemangat ikut pula memompa energiku, serasa sama-sama mudanya dengan mereka...#haha..ga tau diri banget yah.. :P 
Membimbing mata kuliah Gambar Arsitektur para mahasiswa
Membimbing mata kuliah Gambar Arsitektur para mahasiswa




Membimbing mata kuliah Struktur dan Konstruksi para mahasiswa
Membimbing mata kuliah Struktur dan Konstruksi para mahasiswa


Menulis juga sangat membantu melepaskan emosiku yang terpendam. Benar-benar self-healing yang ampuh ketika bisa menorehkan perspektifku dalam memandang sesuatu didalam sebentuk tulisan yang kurangkum dalam buku maupun blog.
Sudah ada beberapa buku antologi yang kuhasilkan, memenangkan beberapa ajang lomba penulisan.
dan hadiah-hadiah dari hasil lomba ngeblog.

Baca: Menang Lomba Menulis Gado-Gado Femina

Bahkan beberapa hari yang lalu, aku sempat bertemu dan bercakap-cakap secara langsung dengan Presiden Joko Widodo dalam kapasitasku sebagai netizen alias pengguna internet aktif. 

Berbicang-bincang dengan RI 1 bp. Jokowi dalam even #saveNKRI
Berbicang-bincang dengan RI 1 bp. Jokowi dalam even #saveNKRI

Aku juga masih sempat menyalurkan hobiku memotret dan bermain musik serta bersosialisasi dengan teman-teman SDku sampai teman-teman yang baru saja bertemu. 

Teman-teman SD yang masih akrab sampai sekarang ,bikin awet muda
Teman-teman SD yang masih akrab sampai sekarang ,bikin awet muda!!! #tsahhh



Memotret adalah salah satu hobi yang kutekuni dengan bergabung dalam komunitas Fotografi
Memotret adalah salah satu hobi yang kutekuni dengan bergabung dalam komunitas Fotografi

Ngamen sekaligus menyalurkan hobi bermusik benar-benar membuat hidupku lebih berarti


 Sebenarnya hal yang paling berarti buatku bukan hadiahnya atau nominal dari semua aktivitasku tadi, tetapi bangkitnya rasa  percaya diriku dari perasaan I'm a loser yang dulu sempat mengungkungku, menganggap diriku sudah tidak ada artinya lagi karena hanya bisa ngendon dirumah, sementara teman-temanku bebas melanglang buana kemana-mana, dan mencapai posisi karier yang tinggi. 
Aku akhirnya menyadari, semua ada masanya.

Menurut survai dari sebuah tabloid wanita NOVA, bahwa 69% perempuan tidak pernah mengapresiasi keberhasilan yang sudah dicapai oleh dirinya sendiri.
Sama halnya dengan aku, terlalu berfokus bahwa suami dan anak-anak menempati posisi utama itulah yang membuatku selalu menyalahkan keadaan, that’s why perempuan lebih cepat stres. 




Di #usiacantik sekarang ini akhirnya aku menemukan hal-hal positif yang bisa membuatku bangkit dan bersyukur atas tahun-tahun yang telah lewat.
Ternyata keberhasilan bukanlah melulu diukur dengan rentetan prestasi dalam pekerjaan, medali dan tanda penghargaan atau semacamnya.

"Tetapi menghargai bahwa hidup itu adalah proses yang mendewasakan untuk lebih bahagia memandang segala pencapaian-pencapaian kita. "
 Pagi hari ,bangun pukul 4 pagi, menyiapkan kebutuhan anak-anak sebelum berangkat kesekolah, mengalahkan rasa kantuk, menekan ego, itu menurutku apresiasi rasa syukur karena telah diberi kehidupan yang penuh warna dan bermanfaat bagi orang lain. 

Dan tidak lupa memanjakan diri sendiri ,karena kita layak untuk bahagia. 

5 Hal yang membuat diriku bahagia dan lebih bersemangat  di #usiacantik ku adalah

1. Menjaga pola makan agar tubuh yang sudah berada diusia rawan gampang sekali membengkak ini tidak semakin mbleber-mbleber ga karuan. Salah satunya dengan Food Combining seperti disini.

Jujur dulu aku perokok, mungkin karena kondisi pekerjaanku membuat pola hidupku tidak sehat.Sering begadang itu sudah santapan sehari-hari. Tidur paling lama sehari cuma 3-4 jam.
Sampai akhirnya, Tuhan menegurku. Aku terkena sakit demam tinggi, semacam cacar yang menyebabkan wajahku berubah seperti zombie. Bopeng tak karu-karuan dan hanya bisa meringkuk ditempat tidur karena lemas.
Rasa malu kembali menggerogotiku. Aku tidak mau menakut-nakuti anakku. Aku harus sembuh! Mukaku harus kembali seperti semula secepat mungkin!
Akhirnya aku bertekad untuk berhenti merokok.
Banyak sumber mengatakan bahwa rokok menyebabkan cepat keriput dan wajah kusam tak bercahaya serta cepat nampak tua.
Selain itu,bagaimana cream-cream yang membantu mengobati wajahku bisa efektif jika aku masih menghisap sesuatu yang tidak sehat untuk kulitku?
Stop merokok dan minum air putih 8 gelas sehari adalah salah satu caraku untuk mempertahankan penampilan yang cantik dan sehat di#usiacantik.

Wajah sudah tak karuan macam zombie..hiiii..bengkakkkk sehidung-hidungnya


2. Berolahraga ,agar tubuh tetap bugar dan fit, tidak gampang loyo. 
Aku melakukan fitness, Zumba dan Pilates untuk menjaga bobot badanku tetap stabil.
Semakin tua seharusnya jaga badan supaya tetep awet muda ,...kan... :)


Masa-masa kegelapan saat badanku membengkak tak karuan akhirnya bisa menipis dengan rajin berolahraga

3. Menikmati “Celebration of Me Time” sesekali agar “Life balance” antara kesehatan jiwa dan raga. 
Biasanya saya melakukan travelling bersama keluarga atau teman-teman. Atau melampiaskan emosi dengan bermain piano atau menggambar sketsa. Atau sekedar menonton tivi atau membaca buku-buku yang saya sukai dan tidak terlalu berat sambil mendengarkan alunan musik. Benar-benar menenangkan dan bikin tubuh rileks. 


Menambah ilmu dan wawasan dengan teman-teman komunitas blogger bikin happy terus
Menambah ilmu dan wawasan dengan berkunjung ketempat2 sarat ilmu bersama teman-teman komunitas blogger bikin happy terus
Travelling bersama keluarga


4. Pergi berdua dengan suami agar keintiman tetap terjaga. Bisa dengan menonton bioskop berdua atau sekedar makan diwarteg atau nasi kucing alias angkringan seperti yang kulakukan tadi siang, itu sudah kebahagiaan yang tak terkira. Kebetulan kita berdua pasangan yang gokil abis dan penuh canda tawa, jadi kloplah...hahaha, tiap hari jadi tidak monoton.


Bang!!,,nyopirnya nyang bener euyy!! | Iya,..nyah....iyaahhh..ada cewe cakep didepan nyah... |#bletak! (timpuk kelapa)


 5. Dan melakukan perawatan diri. Aku jarang kesalon untuk facial karena disibukkan oleh aktivitas sehari-hari yang lumayan padat merayap. 
Kata ibuku yang telaten merawat tubuh dan muka,”... buat apa facial berjuta-juta mahalnya kalau diri sendiri tidak dimaintain, yang penting rutin” 

 Akhirnya aku menemukan solusinya. Gara-gara sering berpanas-panas ria, mukaku jadi kering dan tanda-tanda keriput sudah mulai nampak didahi dan sudut mata luar.
Ketika jalan-jalan ke toko kosmetik,aku tertarik dengan keterangan yang tertulis pada kemasan L’oreal. REVITALIFT® Anti-Wrinkle + Firming Day Cream SPF 23 PA++. 
Krim ini mengandung Dermalift dan Pro-Retinol A yang berkhasiat untuk Membuat kulit lebih halus dan lebih kencang dalam 4 minggu. 
 Inovasi terkini dari L’oreal ini adalah krim anti kerut yang mengandung SPF 23, pelembab harian unik dengan spektrum yang menjangkau paparan sinar matahari hingga UVA / UVB SPF 23.
Produk dari L’Oreal Paris Skin Expert ini PAS BANGET dan mengerti kebutuhan wanita seperti kita-kita di #UsiaCantik terutama seputar permasalahan kulit wajah dan kecantikan. 


L’oreal. REVITALIFT® Anti-Wrinkle + Firming Day Cream SPF 23 PA++.
L’oreal  REVITALIFT® Anti-Wrinkle + Firming Day Cream SPF 23 PA++ (dok:pribadi)


Revitalift Dermalift  mengandung tanaman Centella Asiatica, Pro-Retinol A dan Dermalift Technology yang sanggup membantu mengurangi kerutan sebanyak 27%. Efektif juga untuk meningkatkan kekencangan sebanyak 35% di 8 zona utama wajah, yaitu dahi, di antara alis, kontur mata, kerutan ujung luar mata, pipi, garis senyum, rahang, serta leher. 
 Diperkaya juga  dengan Pro-Retinol A dan Stimuplex, RevitaLift Anti-Kerut + Firming berfungsi meningkatkan pergantian sel, mengurangi keriput, mengencangkan kulit, dan memberikan 24 jam hidrasi. 

Dan bener loh, aku cocok banget pakai krim ini. 
Pengalaman pribadi nih, biasanya kalau pakai krim-krim semacam ini, mukaku jadi berminyak dan cepat berkeringat. Yang ini benar-benar beda, selesai dioleskan ke wajah , langsung menyerap ke kulit , jadi tidak perlu menunggu lama untuk mengoleskan bedak. (maklum, aku ga betah pakai make-up lama-lama). 
Cara mengaplikasikannya pun mudah sekali. Cukup gunakan setiap pagi sebelum terpapar sinar matahari, setelah terserap ke kulit , baru oleskan bedak atau make up seperti biasa. Kalau aku sih, setelah mengoleskan REVITALIFT® Anti-Wrinkle + Firming Day Cream SPF 23 PA++, kemudian kulapisi dengan BB MAX dari L’oreal supaya riasan halus dan tahan lama serta perlindungan ekstra karena aktivitasku diluar ruang bisa seharian terpapar sinar matahari. 

Baru setelah pulang beraktivitas dan sebelum tidur aku bersihkan dulu sisa-sisa make-up dengan L’oreal Revitalift Foam dan dilanjutkan dengan L’oreal REVITALIFT® NIGHT CREAM Anti-Wrinkle + Firming supaya bisa meregenerasi kulit yang mulai mengalami tanda-tanda penuaan disaat tidur. 


L’oreal Revitalift Foam
L'oreal Revitalift Foam
L’oreal Revitalift night cream
L'oreal Revitalift Night Cream



Diriku sekarang lebih bahagia





Aku bahagia menikmati semua yang telah disediakan olehNYA. 
#usiacantik itu ketika kita banyak bersyukur.


 Wanita yang dulu diawal-awal pernikahan adalah wanita yang rapuh dan gampang stress, sekarang telah menjelma menjadi wanita yang optimis menjalani hidup, karena #UsiaCantik itu datang ketika kita bisa menghargai diri kita sendiri, mengeksplorasi kemampuan yang ada dalam diri kita dengan bahagia dan penuh rasa syukur,mengimbangi dengan perawatan dari dalam maupun luar serta selalu tersenyum penuh ketulusan. 

Ini #UsiaCantik menurutku... Bagaimana dengan kamu? 




 “Lomba blog ini diselenggarakan oleh BP Network dan disponsori oleh L’Oreal Revitalift Dermalift.”

You Might Also Like

52 comments

  1. Panteees awet muda, sekarang gaulnya ama dedek-dedek gemeees #Eh.
    Keseimbangan hidup emang penting. Sesekali me time itu bkn dosa, aku juga berprinsip begitu sekarang. Biar happy. Kalau kita happy suami dan anak-anak juga ikut happy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita sehati sejiwa mbak...hahaha.
      Semua kebahagiaan diluar kan bersumber dari dalam diri kita dulu..bukan ? 😉

      Delete
    2. Duh gak nyangka lho, dirimu yg keliatan tegar, kokoh ternyata pernah mengalami masa sulit hingga berdampak pada kesehatan.
      Syukurlah dirimu yg sekarang terlihat sehat luar dalam. Berdasarkan penerawangan dari radius Semarang -Solo.. 😉

      Delete
    3. Hihi...
      Bad day telah berlalu mbakyuu..
      Dirimu jg makin cantik luar dalam mbak...
      *menurut ramalan rebung lumpia yang jatuh ..eh

      Delete
  2. satu komentar saya.... JUARAAAKK!

    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha..amin..amin..
      Muachhh.. 😘😘😘

      Delete
  3. mantap banget mbak ulasannya ....mbak archa memang multitalent ya ...gudluck

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih sdh mampir mbak Ningrum.
      Wanita kan mmg terlahir multi talenta kan..yah 😊

      Delete
  4. Mbak Archa udah cantik, makin cantik. Makasih artikelnya, suka bacanya Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih sdh menyempatkan baca mbak.semua wanita cantik...kok 😊

      Delete
  5. Bener banget ya mbak dengan banyak bersyukur, sedikit mengeluh, bikin kita makin canfik di usia cantik ini auranya keluar ya ☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak.
      Kunci panjang umur dan awet muda itu byk2 bersyukur dan ikhlas klo mnrtku 😊

      Delete
  6. Wah..jadi tau sedikit sejarah hidupnya mba archa, sangat menginspirasi mba..perjalanan hidup memang seharusnya mendewasakan yaa mba, dood luck mba archa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi..jadi maluuu...
      Iya...jd kaya dgn pengalaman ya mbak.

      Delete
  7. anak-anaknya istimewa ya. Bersyukur punya ibu yang hebat!

    ReplyDelete
  8. Emejing bgt aurel ya mbaa, umur dua tahun dah bisa baca, gimana caranya ituuuh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tuh mbak. Ga tau jg..tapi mmg semua informasi sekali aja dia perhatikan langsung terserap diotak. Daya hafalnya bagus.

      Delete
  9. So strong Mba..!

    Berdamai dengan keadaan.. Noted banget 😊😊

    Aku baru punya balita 1 sdh sering meledak 🙈

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ...bikin enjoy aja..mbak.
      Masa2 hampir meledak itu pasti akan mjd saat2 yg dirindukan krn begitu cepat lewat.
      Nikmati aja....
      Ngeri2 sedapnya..hehe..

      Delete
  10. Wah, ada temennya ya diriku ini kalau lihat temen di luar sana pada ini ono jadi ngenes. Wkwkwkwk. Tapi yonwis lah, kita emmang harus berdamai dengan kenyataan biar nggak stroke.
    Mbk itu alatnya ngeriiii bgt. Kesetrum nggak sengaja aja kagetnya minta ampun. Nah, Mbak Archa kok setiap hari disetrum. Eidan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi..untung ga eidan tenan mbak...
      Sudah waras sekarang
      Iya..itu pas disetrum saya gembrobyos..byos...
      Spaneng mbak...
      Masa2 dark age itu sdh lewat...

      Delete
  11. Aihhh kita senasib ya,dapat suami yang sukanya ngelek2 dan pelit pujian. Sekalinya muji jadi kurang percaya, ini ngenyek opo ngenyeeekkkk, hahahaaa.

    Emejiing emang, perempuan perkasa dan multi talenta 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha...tosh mbak.
      Dan golongan kalo diselfie didalam mobil..mukanya njenggureng...haha.
      Sama mbaaakkk..sama2 multi talenan kitaaa...😉😉

      Delete
  12. multi talent sangaaaaat... keren deh mbak.

    ReplyDelete
  13. baru tau ttg penyakit spasmofilia :(, untung sudah terbebas dari itu ya mba berkat gaya hidup sehat dan karena happy juga pastinya.., selamat menikmati #UsiaCantikkkk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak.
      Itu gejala kram di syaraf.
      Jd efeknya jatung seperti diremas,otak seperti dicengkeram,alhasil waktu nabrak orang itu,sdh ga fokus semua krn neuronnya kejang.
      Untung skrg sdh sembuh mbak.
      Pikiran positif itu obat yg mujarab.
      #peluk

      Delete
  14. Lho, tak pikir mbak archa masih umur 25 ternyata udah beranak 2. Pasti seneng nih jadi mahasiswanya mbak archa, dosen gaul. Wkkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha ..ini komen terkerennnn...aku msh 25 jalan melesat..haha.
      Dosen galak mbak...aku...hihi

      Delete
  15. Wah perjalanan menuju usia cantiknya seru, banyak pembelajaran. Pantesan sekarang cantik jiwa cantik raga dirimu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ingin secantik dirimu mbak Donna yg cantik luar dalam terpancar cetyar...
      Makasih ya...sdh singgah..😘

      Delete
  16. Saya usulkan untuk menjadi duta brand ini.
    Cantik artikelnya, cantik pula penulisnya
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete
  17. baru baca kisahnya. salam kenal mbak :)
    moga di usia cantik ini makin glowing dan inspiring yaa
    sukses buat lombanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih mbak Inna.
      Salam...sudah sudi mampir.

      Delete
  18. #usiacantik, lagi heboh dari loreal
    semoga menang ya bu..
    hebat bu jenengan, fotografi,piano dll bisa semua :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin...amin.terimakasih doanya pak.
      Ini kurang kerjaan ajah pak...jd semua-mua pingin dicoba..haha

      Delete
  19. ihhh keren dan inspiring cerita hidupnya mbaa...
    btw sama nih aku sejak FC dan mejalani pola makans ehat, aku yg dulu mudah banget jerawatan mulai jauh berkurang niih
    plus dirawat pake revitalift juga nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mbak.
      Iya nih ..merawat kulit itu wajib hukumnya dari skrg spy besok ga makin parah...

      Delete
  20. Keren banget mba, salam kenal yah

    ReplyDelete
  21. memang cantik mba.. apalagi banyak prestasinya,tambah cantik deh

    ReplyDelete
  22. Aku idola muuh hahahah, dari kecil pengenjadi arsitek tapi terhempas karena emang ngga akurat anaknya, bisa2 ntar bikin gedung roboh gegara aku :D ktemuan dong mbaaa aku mau ke Semarang niiih :D #ngarep

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku ngidolain kamu juga mbak cantik..😍😍
      Hayuukkk..ketemuan...kabari aku ya..siap selalu...😉

      Delete
  23. Ampyuuun.. dirimu multitalent banget mbak, langsung keder deh ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aihhh..mbak.aku lbh keder sama yg udh singgah disini..
      Semua wanita ditakdirkan multi talent..loh mbak :)

      Delete
  24. memang di usia cantik ini harus lebih banyak lagi melakukan perubahan terutama menuju kebaikan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang seharusnya demikian.
      Terimakasih sdh singgah..

      Delete
  25. Perjalanannya keren banget mba, ajarin aku memotret dan ngegambar dong mba. Usia cantik memang harus selalu bahagia dan bersyukur ya mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha..kebalik mbak.
      Aku yg salut dan angkat topi untuk mbak Liswanti yang sdh senior.
      Iya mbak..bersyukur itu mmg kunci kebahagiaan.

      Delete

Silakan beri komentar ya, saya pasti balas asal NO SPAM dan NO SARA. Thank you...