JANGAN PERNAH MEREMEHKAN ORANG JIKA TAK INGIN MALU

Thursday, April 07, 2016

Pengalaman memalukan yang sampai sekarang masih belum bisa beranjak dari otakku ini sebetulnya gara-gara kesombonganku.

Pelajaran hebat yang berhasil menohokku hingga saat ini untuk jangan pernah meremehkan orang lain, seburuk apapun penampilannya.
Tetapi yang kuceritakan ini sama sekali tidak buruk, justru cantikkk banget ,ramah dan lembut, hanya saja pendiam.


Gini nih...


Saat itu aku sedang menempuh pendidikan S2 Arsitektur di salah satu Universitas terbaik.
Tentu saja teman-teman sekelasku datang dari berbagai kota dan mengambil jurusan yang sama yaitu Urban Design.
Yah..aku memperdalam ilmu arsitekturalku dengan mengambil Desain masyarakat perkotaan, tata kota dan sekitarnya.

Ada seorang temanku yang cantik, berjilbab, tetapi pendiamnya setengah mampus.
Kalau mengikuti kuliah, cuma duduk manis, mencatat, senyum, tak banyak bicara.
Waktu makan siang, juga hanya mengambil kotak makanan yang sudah disediakan universitas, kembali ke meja makan, menyantap makanan, dalam diam.
Dasar aku orangnya sok gawl dan sok akrab, eh supel ding...aku sapa dia dengan sopan.

Aku : "Mbak, sudah menikah?"
Dia : "Sebentar lagi ,mbak, 2 bulan lagi..." *senyum manis tetap menyendokkan makanan
Aku : " Oh,..jangan lupa undangannya ya..." *godaku
Dia : "hehe...iya, mbak,..mbak sudah menikah juga?"
Aku: "Belum juga , mbak..."
           "Hmmmh...mbak kerja dimana?"
Dia: "Hehe..(malu2 kucing- geleng2-menunduk)
Aku: "Ga papa ,mbak...ga usah malu...ngomong aja..." *hiburku berusaha memaklumi apapun keadaannya.
Dia: " Jualan kok mbak..."
Aku: "Wah...bagus dong..jualan pasti laris...jualan apa sih mbak, kalau boleh tau..." *sokbijak
Dia: "Jualan baju..mbak..."
Aku: "Nhah..itu baguslah mbak...kenapa malu...halal kan..."
         "Baju apa mbak, ...di kios atau by order aja mbak?"
          "Eh...siapa tau saya kapan2 mampir dikiosnya mbak..." *belai2 bahu sok imyut-sok hero'
Dia: "Iya mbak, mampir ya..nanti saya kasih diskon deh...di Jl. Pandanaran ,mbak..."

Saat itu rasanya aku mau nggledak...semaput binti pengsan.
Lha wong Pandanaran itu, yang jual baju saat itu cuma 1, dan bukan kios, tapi toko guedeeeee banget, dijalan besar, jalan utama, dengan omzet milyaran.

Rasanya pengen ngilang , cling! dari pandangan temanku ituhhh,...saking malunya udh meng-under-estimatekan dia.
Sombong banget akuhhh!

"Mommmyyyyyyyyhhhh, aku butuh jubah Harry Potter yang bisa buat krukupan terus ngilanggg..mommyyyhhhh..! huwaaa..huwaaa... :'(

PS: Untuk temanku M****, maapkan daku ya cyinnnn...hihi..I miss u so muchhhh  :*



(Akhirnya kita berdua bisa lulus bareng, yang harusnya S2 ditempuh 2 tahun, kami menyelesaikan dalam 1 tahun pas,dengan predikat cumlaude dan IPK yang hampir sama, jadi teman akrab karena umur kita cuma beda 1 tahun, sering bikin paper dan tesis bareng dirumahnya, dan maju kedepan bareng untuk menerima penghargaan dari rektor sebagai lulusan terbaik).



You Might Also Like

13 comments

  1. Selalu suka gaya berceritanya.
    Pantesan menang gado - gado si mbak Fe.
    :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..terimakasih mbak tatit.
      Apa adanya aja mbak...acakadul..
      Pas hoki aja.
      Ngemeng2 gaya bercerita saya mnrt mbak gimana sih?

      Delete
  2. Terima kasih untuk ceritanya, Mbak. Bisa jadi pengingat juga buat saya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..terimakasih jg sdh mampir kesini mbak Keke..:)

      Delete
  3. Bener banget tuh. Sering kita tanpa sadar meremehkan orang lain kek gini.. makasih mbak untuk pengingatnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe..sama2 mengingatkan mbak.Pengalaman adalah guru yang terbaik :)

      Delete
  4. Pesan dari pengalaman ini keren banget, Mbak. Don't judge a book its cover gitu kali ya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak.Pengalaman ini membuat saya lebih berhati2 melihat orang sesederhana apapun.
      Justru dibalik kesederhanaannya itu tersimpan kekayaan yang tidak kita duga atau kemampuan yang terbungkus dalam sikap rendah hati.
      KEjadian ini cukup menampar saya agar tidak meremehkan org lain.

      Delete
  5. Jadi penasaran, nama tokonya apa sih? Kalo cuma satu-satunya berarti terkenal ya di Semarang? Untung aja juragan bajunya super cool, jadi Mbak Tika nggak perlu tengsin banget. Apalagi malah jadi temen gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh mas..itu toko besar bingit..balihonya dimana2 ada segede2 gaban. Masak ga tau sih?
      Yang punya tour penyelenggaraan umroh/haji segala..
      Iya...orgnya baekkkkk bgt...lembut,ramah...ga sombong blas. Dan jd temen yg menyenangkan...

      Delete
    2. Waduh mas..itu toko besar bingit..balihonya dimana2 ada segede2 gaban. Masak ga tau sih?
      Yang punya tour penyelenggaraan umroh/haji segala..
      Iya...orgnya baekkkkk bgt...lembut,ramah...ga sombong blas. Dan jd temen yg menyenangkan...

      Delete

Silakan beri komentar ya, saya pasti balas asal NO SPAM dan NO SARA. Thank you...