APLIKASI MY BLUE BIRD MEMUDAHKAN PEMESANAN TAXI

Thursday, April 14, 2016

Sudah lama saya menggunakan armada Taxi Blue bird dalam melakukan mobilitas dari satu lokasi ke lokasi lain.
Hampir disetiap kota besar manapun, selalu saja TAXI BLUE BIRD yang saya panggil untuk memudahkan sampai ke tujuan jika tidak membawa kendaraan pribadi.
Entah kenapa, saya sreg dengan pelayanannya sejak dulu.
Memang beda kok, TAXI BLUE BIRD ini dibandingkan armada taxi yang lain.



Gini nih pengalaman yang pernah saya rasakan,...
Suatu ketika saya mau ke airport karena ada urusan ke Balikpapan.

Segera saya hubungi taxi Blue Bird, dan sampai ke rumah saya sekitar 15 menit.
Dengan ramah, supir Blue Bird membukakan pintu dan mempersilakan saya masuk,  serta menanyakan tujuan : “Lewat rute mana, mbak?”.
Sesampainya diAirport, supir Blue Bird membukakan pintu dan menawarkan bantuan untuk membawakan tas saya , padahal hanya sebuah ransel.

“Saya bawakan tasnya ,mbak...”,dengan sopan supir menawarkan bantuan.

Benar-benar membuat pelanggan seperti raja. Padahal taxi lain , seringkali setelah saya membayar tarif taxi, dia hanya membukakan bagasi dari tempat duduknya, sedangkan saya harus mengambil barang bawaan saya dan menutup kembali bagasinya.

Nhah, ini bedanya dengan supir armada taxi yang lain. Kalau supir taxi yang lain jarang saya temui menanyakan lewat rute mana, apalagi di Jakarta dimana sering dihadang kemacetan, ketika saya masuk ke taxi mereka hanya menanyakan ,”Mau kemana ,mbak?”.
Padahal ketika melewati rute yang biasanya, tidak peduli macet dan lama dijalan tetap saja nekat dilalui.
Akibatnya saya terjebak lama dijalan dengan tarif yang tinggi karena dibawa berputar-putar.

Jadi rata-rata yang saya rasakan , supir taxi Blue Bird dibekali pengetahuan yang luas mengenai alternatif jalan dan memiliki pendidikan yang baik sehingga ketika diajak mengobrol ,bisa nyambung dan cepat tanggap.

Seperti beberapa waktu lalu saya menggunakan Taxi Blue Bird bernomor lambung FR 369 yang dikemudikan oleh Pak Didik Purnomohadi dari pool Blue Bird di Jl. Brigjen Sudiarto menuju Strada Kafe di Jl.S.Parman, kehangatan dan keramahan dalam melayani pelanggan ala Blue Bird begitu terasa.

(dok.pribadi)

Sepanjang jalan Pak Didik mengobrol ringan tentang manajemen Blue Bird yang terkendali melalui perhatian terhadap karyawannya dengan sistem komisi, sehingga supir merasa dihargai jerih payahnya dan tidak saling berebut dengan tersedianya alat semacam GPS disisi kanan kemudi, sehingga informasi yang didapat bisa segera ditindaklanjuti.

 Juga mengenai sistem pelayanan Blue Bird kepada pelanggannya yang selalu diupdate terus menerus demi mengutamakan kenyamanan dan memanjakan pelanggan.
Ketika saya bertanya, apa nama alat yang berada didashboard samping kanan pengemudi, dia menjelaskan bahwa inilah yang disebut GMT MDT FLEETY.
Fungsinya,selain menampilkan detail alamat kita, alat ini juga bisa digunakan untuk menghubungi pemesan apabila sopir merasa kesulitan menemukan sang pemesan.
Data privacy kita juga aman.karena alat tersebut tidak menyimpan nomer kita, jika argo sudah dinyalakan, maka sang sopir tidak bisa menghubungi kita lagi.
Itulah kegunaan alat yang bernama FLEETY tadi, paparnya.Wah..canggih ya,...

(Fleety, Perangkat penghubung pengemudi dan pemesan pada Taxi Blue Bird)

Ketika diJakarta beberapa waktu yang lalu, saat  diundang Femina ketika memenangkan lomba Menulis, transportasi yang digunakan pun menggunakan Big Bird, Bus dengan manajemen Blue Bird Group menuju kota Sukabumi.
Ini terbukti , Blue Bird sangat dipercaya banyak instansi besar.

        (dok.pribadi)

 Biasanya saat diSemarang, saya menggunakan fasilitas telepon langsung ke Costumer Service Blue Bird di nomer (024) 6701234, dan langsung direspon dengan cepat karena data nama, alamat serta nomer telepon saya sudah terekam didata base Blue Bird. Tetapi kelemahannya, kadangkala supir Bluebird yang belum pernah mengetahui lokasi saya berada agak kebingungan menemukan posisinya.
                                               operator telepon BlueBird sedang melayani order. 
                                                                            (dok.pribadi)

Akibatnya , taxi jadi lebih lama sampai ditempat saya berada, apalagi jika jalannya “mblusuk2” dan harus melalui gang-gang, keburu terlambat jika saya ada acara yang harus on time.

 SEKILAS TENTANG CIKAL BAKAL BERDIRINYA TAXI BLUE BIRD 

Beberapa waktu lalu ,saya diberi kesempatan mengenal lebih dekat lagi transportasi umum yang sudah menjadi andalan saya selama ini dengan menghadiri acara gathering sekaligus peluncuran aplikasi MY BLUE BIRD di pool BlueBird Semarang di Jl.Brigjen Sudiarto No.492, Pedurungan .


Saya baru mengetahui bahwa perusahaan taxi nomer 1 di Indonesia ini didirikan oleh Ibu Mutiara Djokosoetono, seorang wanita asal Malang yang lahir 17 Oktober 1921.
Beliau kemudian menikah dengan seorang Dosen Hukum bernama Djokosoetono dan dikaruniai 3 orang anak yaitu Chandra Suharto, Mintarsih Lestiani, dan Purnomo Prawiro.

                       (Founder Blue Bird Group. Ibu Mutiara Djokosoetono. source: www.biografi.com)


Singkat cerita , Pak Djoko,suaminya meninggal dunia karena sakit. Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian tempat beliau mengajar memberikan bantuan 2 buah mobil sedan bekas bermerk Opel dan Mercedes yang kemudian menjadi cikal bakal Taxi Blue Bird.

Dengan kepemimpinan dari anaknya, Chandra, Taxi yang semula hanya 2 buah dan dijalankan dengan sistem sewa perjam, dimana Chandra sebagai penerima telepon untuk pemesanan, semakin lama semakin meningkat pamornya.
Taxi Chandra meningkat pesat menjadi 60 buah armada dengan nama PT.Sewindu Taxi.
Ide datang dari Ibu Djoko yang kemudian menamakannya Blue Bird. Nama yang terinspirasi dari salah satu kisah legendaris yang selalu menghiburnya "Kisah Burung Biru" atau "The Bird Happiness".
 Dengan logo sederhana berupa siluet burung berwarna biru tua yang sedang melesat, hasil karya pematung Hartono.
Logo itu seperti pencapaian yang membuktikan bahwa ia mampu menghidupkan cita-cita yang diteladankan kisah The Bird of Happiness.



                                                (Dok.pribadi. Pool Taxi Blue Bird Semarang)

Semakin hari, jumlah armada taxi Blue Bird berkembang pesat mencapai ribuan taxi.
Ketika banyak pesaing-pesaing baru berupa taxi-taxi yang tidak memakai meteran atau argometer, Taxi Blue Bird tetap pada prinsipnya untuk mengandalkan argometer yang terpercaya.
Sungguh tepat prediksi Bu Djoko tentang perusahaan taksi masa depan. Bahwa kelak di kemudian hari, masyarakat akan mencari layanan transportasi umum yang terpercaya dan bisa diandalkan.Justru argometer yang dipakai Blue Bird menjadi standar paling fair yang dicari penumpang. Faktor yang mempengaruhi kemajuan Blue Bird diyakini karena terbentuknya  persepsi masyarakat yang positif akan pelayanannya yang jujur dan nyaman juga manajemen Blue Bird yang sangat memperhatikan kesejahteraan karyawan-karyawannya.

Dengan semakin meningkatnya armada taxi Blue Bird yang banyak dipakai gedung-gedung perkantoran sebagai taxi resmi mereka bahkan hingga mencapai 5000 taxi, maka sebuah inovasi baru juga dilakukan Blue Bird Group melalui peluncuran Silver Bird, executive taxi pada tahun 1993. Event KTT Nonblok telah memunculkan inisiatif bagi Blue Bird yang akhirnya membeli 240 dari 320 sedan mewah eks KTT dan menjadikannya sebagai Silver Bird.

Disusul Pusaka Group yang mengelola Taxi Cendrawasih dan Pusaka Nuri dengan sasaran generasi Blue Bird yang lebih modern.
Selanjutnya didirikan Golden Bird yang beroperasi di Bali. Diikuti daerah-daerah lain seperti Surabaya, Bandung, Manado, Medan, Palembang, dan Lombok.
Pada bulan Juni 2000, Ibu Djoko menutup mata karena sakit kanker paru-paru.
Tetapi semangat dan profesionalismenya untuk memajukan perusahaan Blue Bird telah mengantarkan Blue Bird Group memiliki lebih dari 20.000 unit armada.
Kini ada 30.000 karyawan yang berkarya di kantor pusat dan cabang.

                                                          (Source: www.bluebirdgroup.com)

 APLIKASI MY BLUE BIRD MEMUDAHKAN AKTIVITASKU SEHARI-HARI.

 Dalam acara Gathering tersebut sekaligus mengenalkan aplikasi My Blue Bird.
Apa pula itu?

Perusahaan taxi dengan motto ANDAL (Aman Nyaman muDah dan personALised) ini memang benar-benar bisa diandalkan apalagi untuk generasi sekarang yang maunya instant dan serba cepat karena dikepung berbagai aktivitas.
 Seperti yang telah saya ungkapkan diatas, Manajemen Taxi Blue Bird benar-benar memperhatikan kebutuhan pelanggannya.
 Pemesanan pelayanan armada Blue Bird telah bertransformasi dari sistem radio beralih ke GPS . Perusahaan taksi Blue Bird telah menyediakan fasilitas berupa aplikasi yang mampu menelusuri posisi taksi maupun posisi pelanggan dengan Global Positioning System mereka , dan layanan inilah yang disebut MY BLUE BIRD yang dapat diunduh dengan mudah melalui smartphone, baik Android, Blackberry maupun Iphone.

Untuk itu , dengan diluncurkannya aplikasi MY BLUE BIRD ini , benar-benar inovasi yang ditunggu-tunggu.

Coba anda ingat-ingat lagi....


  •  Pernahkan anda bersusah payah lagi memesan taxi gagal hanya gara-gara saluran telepon sedang sibuk dan gagal nyambung ke operator?




  • Atau apakah anda biasanya memesan taxi dipinggir jalan dengan melambai-lambaikan tangan, dan seringkali di PHP-in karena taxi sedang ada penumpangnya.



  • Atau setelah ditelepon, taxi tak kunjung datang, gara-gara hujan ,cari alamat, muter-muter, tanya orang ga ketemu-ketemu lokasi yang dicari, bisa-bisa gagal semua rencana. Atau seumpama ada hujan petir menyambar-nyambar padahal butuh pulang ke rumah cepat ,mau telepon operator taxi suaranya tidak terdengar jelas, dengan My Blue Bird ini pemesanan hanya dengan mengandalkan sentuhan jari saja.


                                                                (sketched by Archa Bella)
Caranya gampang banget...

Yang utama, jaringan internet anda harus okey dulu karena aplikasi ini memang mengandalkan koneksi internet untuk reservasinya. Dan tentu saja batere gadget anda dalam posisi yang aman,syukur-syukur full , ga lucu juga sedang asyik-asyiknya reservasi, hp low bat dan malah mati.haha..

MENGINSTALL APLIKASI MY BLUE BIRD

 1.Pertama-tama, download aplikasi MY BLUE BIRD melalui Playstore/ Google Play (kebetulan saya pengguna hp android).
2.Setelah terinstall, layanan reservasi online MY BLUE BIRD dan menyetujui ketentuan dan syarat layanan, aplikasi ini sudah siap digunakan.
 3.Tahap selanjutnya anda akan diminta untuk memilih kota. Untuk sementara baru tersedia 6 kota, yaitu Jakarta, Semarang, Medan, Bandung, Bali, dan Surabaya.
4.Kemudian anda akan diminta untuk memasukan nomor ponsel dan memverfikasinya, nama, alamat email dan tanggal lahir.
5.Jika semua langkah diatas sudah dilakukan dengan benar, maka sekarang aplikasi Taxi Mobile Reservation sudah siap digunakan. 

Sekarang, bagaimana MENJALANKAN APLIKASI MY BLUE BIRD

  1. Pada halaman utama aplikasi, ada 5 menu utama, yaitu Order, Tracking, History, Account, dan More Option.
  2. Untuk penggunaan pertama, anda akan diminta untuk menentukan alamat.
  3. Alamat inilah yang nantinya akan dijadikan lokasi penjemputan oleh pengemudi taksi Blue Bird.
  4. Ada 2 cara untuk mengisi alamat, dengan menginput manual atau dengan menggunakan lokasi GPS. Setelah keluar peta seperti ini, pilih PICK UP HERE untuk memasukkan nama jalan dari alamat kita. Otomatis aplikasi akan mencari nama jalan yang sesuai dengan peta.
  5. Kemudian , layar akan berganti dengan deretan nama dan lokasi spesifik lokasi penjemputan serta tujuan kita. Cukup kita masukkan nama dan detail alamat sesuai kolom yang dimaksud, dan terdapat kolom isian tambahan untuk menjelaskan ciri-ciri lebih detail posisi akurat kita berada, seperti : “ gang pertama setelah masjid, belok kanan, cat rumah warna hijau.





 Infografis diatas adalah contoh aplikasi yang sudah saya isi dari lokasi penjemputan.. Setelah lokasi terdeteksi, saya diminta untuk memilih salah satu alamat yang ada pada sistem GPS Blue Bird.

Pada jendela selanjutnya, saya lengkapi alamat dengan nomor gedung, menjelaskan lokasi (misalnya nama perusahaan, nama gedung), petunjuk ekstra (misalnya saya memakai topi berwarna pink dan kaos berwarna kuning), waktu penjemputan, dan yang terakhir adalah jenis taxi.
Bila dirasa pilihan sudah cucok semua, tinggal klik“Order”, dan tinggal menunggu taxi datang. (Setelah klik order, dilayar akan muncul detail order anda. Untuk melihat status order anda, klik pada menu Tracking. Setelah sistem mendeteksi taksi terdekat, maka dilayar akan muncul nomor bodi beserta nama driver dan lokasi taksi saat ini.)

 Keunggulan aplikasi ini karena sudah mengadopsi teknologi GPS. Dari tab menu “Tracking” kita bisa mengetahui posisi Taxi yang sedang menuju lokasi kita . Jadi kita bisa memantau di mana posisi terakhir taxi, kira-kira berapa menit lagi sampai lokasi.
Jadi daripada hujan-hujanan diluar , lebih baik berteduh dulu didalam sambil menunggu taxi datang.

 Jadi kalau bisa disimpulkan, manfaat menggunakan aplikasi MY BLUE BIRD: 

– Praktis dan Cepat 
Daripada harus melambai-lambaikan tangan dikamera pinggir jalan, dan seandainya posisi gedung tempat kita berada agak berliku-liku, sembari mengorder taxi, kita bisa sambil jalan ke pintu gerbang utama atau lokasi yang mudah ditemukan. Sampai digerbang utama, taxi sudah siap.

 – Tingkat Akurasi Alamat yang Tinggi 
Dengan data yang spesifik dan detail, ditambah rincian tambahan, maka kemungkinan untuk kesasar bisa diminimalisir.

– Call Driver 
Kalau dirasa ragu-ragu atau kurang jelas memberi informasi, kita dapat berkomunikasi langsung dengan pengemudi sehingga mempermudah pencarian.
Jadi seandainya pengemudi tidak tahu arah jalan ke lokasi saya, nomer telepon yang saya tulis diawal pengisian tadi bisa dikontak oleh pengemudi untuk mendapatkan penjelasan dari saya yang lebih detail.

– History atau Riwayat Pemesanan 
Ini akan berguna jika ada barang yang tertinggal atau ada masalah lainnya. Nomor bodi taksi dan nama pengemudi akan tersimpan sehingga memudahkan untuk menyampaikan keluhan dan sebagainya.

Satu lagi yang bikin tambah keren, pembayaran sah dari Blue Bird Taxi , selain uang cash tentu saja, juga bisa dengan :

  • Corporate Credit Voucher, jadi tinggal mendaftarkan nomer kartu kredit, maka setiap anda bertransaksi, tinggal tulis divoucher nominalnya, dan tagihannya akan ditagihkan via kartu kredit yang telah anda daftarkan sebelumnya, tanpa minimum pemakaian bulanan.aman dan nyaman.
  • Prepaid Voucher, ini adalah voucher dengan nominal tertentu yang bisa digunakan baik secara pribadi maupun instansi, dan bisa juga dijadikan gift untuk kolega atau rekan anda yang sering menggunakan transportasi Blue Bird Group.Jadi sesampainya ditujuan dengan taxi Blue Bird, tinggal sodorin aja deh vouchernya...gampang banget kan, ga usah repot-repot keluarin uang berlembar-lembar, belum lagi kalau recehnya ikut berhamburan..aihh ribetnyaa...
  • Personal Credit Voucher , jadi anda bisa bikin voucher secara pribadi melalui website Blue Bird, yang bisa anda setting perbulan atau sesukanya otomatis dari kartu kredit anda, sehingga  pengeluaran transport anda bisa terpantau secara periodik.

 (Personal Credit Voucher)

(Prepaid Credit Voucher)

So...tunggu apalagi, segera gunakan aplikasi MY BLUE BIRD untuk memudahkan mobilitas anda sehari-hari hanya dengan sentuhan jari.


 Tulisan ini diikutsertakan pada My Blue Bird Blogging Competition yang diselenggarakan oleh PT Blue Bird Tbk.

You Might Also Like

15 comments

  1. wuahhh lengkap banget reviewnya mbak, aku udah download aplikasinya tetapi belum pernah nyoba memakai langsung. sukses ya lombanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih ya mbak.doakan semoga nyangkut...
      Coba deh mbak sekali2...fast respon bgt kok.
      Attitude supir taxi blue bird aku akui...baik2...top. #pengalamanpribadi

      Delete
  2. Ini aplikasi yg paling sering aku pake...enak n praktis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak. Sekarang ga ush repot2 lg nyari taxi..tinggal pencet...hihi

      Delete
  3. sketsanya keren Mba..!!

    kagum banget deh sama perjuangan bu Mutiara merintis bisnis sampai jadi raksasa kek sekarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hebat mmg. Wanita tangguh bu Mutiara. Bisa jadi inspirasi buat kita2 mbak.

      Sketsa? Hehe...hobi nyoret2 mbak. Terimakasih

      Delete
  4. wah saya baru tahu ada aplikasi ini
    termakasih informasinya
    salam sehat dan semangat
    amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip.mudah2an byk membantu mas.
      Salam sehat :)

      Delete
  5. Komplit banget, moga sukses ya mbak.

    Aku udah pasang juga, pernah nyari taxi blue bird susah krn malming dan ada keranaian di lidah kota, hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wyihhh...ada pula istilah lidah kota..hihi.
      Iya mbak...mungkin lg byk dipake...

      Doakan saya yah...saling mendoakan...

      Delete
    2. Wyihhh...ada pula istilah lidah kota..hihi.
      Iya mbak...mungkin lg byk dipake...

      Doakan saya yah...saling mendoakan...

      Delete
  6. Pokoknya selama kita pasang aplikasi my blue bird, nggak kuatir lagi nggak bisa kemana-mana. Tinggal klik-klik aja, taksi siap antar kita kemana-mana..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak...pokoknya bikin hidup lbh mudah..wedewwww

      Delete

Silakan beri komentar ya, saya pasti balas asal NO SPAM dan NO SARA. Thank you...