Upacara Ijab Kabul/Sakramen Perkawinan

Monday, March 08, 2010

Orang Jawa biasanya bicara lahir, menikah dan meninggal adalah takdir Tuhan. Upacara Ijab merupakan syarat yang paling penting dalam mengesahkan pernikahan. Pelaksanaan dari Ijab sesuai dengan agama dari pasangan pengantin. Karena kami penganut Katolik,maka upacara Ijab Kabulnya berupa penerimaan Sakramen Pernikahan diGereja Katolik St.Athanasius Agung Semarang,yang dipimpin oleh Romo L.Smit (biarawan dari Jerman). Baru kemudian dilakukan pencatatan di Catatan Sipil.Penerimaan sakramen dilakukan tepat pukul 9.00 pagi hingga sekitar 1,5 jam.Tidak lupa kami juga memberikan bingkisan ucapan terima kasih kepada petugas Koor yang telah begitu merdunya melantunkan lagu2 indah dan romantic serta tak lupa para undangan.Pokoknya ,benar2 momen yang tak terlupakan.Setelah misa minggu digereja selesai,kami bersiap untuk memasuki gereja.
Wow...rasanya campur aduk,deg-degan,tegang,senang,wah....sulit buat ngungkapin.Yang pasti,begitu memasuki gereja menuju altar dengan diiringi "wedding song"...hihihi..merinding seperti diawang2,belum lagi lihat dekor bangku dan bunga2 disekitar altar..indah banget (kebetulan aku minta special request buat yang ngedekor untuk menuhin mayoritas dengan bunga mawar,tau sendiri,valentine gini harganya bisa naik 2-3 kali lipat...hufft..gpp deh..sekali seumur hidup)...dengan pita2 putih yang terjuntai..seperti mimpi rasanya,..akhirnya perjalanan cintaku bisa sampai disini,jadi membayangkan semua kenangan2 yang lalu...mujizat Tuhan memang nyata adanya dan terjadi padaku hari ini.
(aku dijemput dari rumah menuju gereja..hihi..salaman aja malu2 kucing...)
(sebelum memasuki gereja membuat tanda salib)
Waktu pertengahan acara digereja,hujan lebat mengguyur Semarang,tetapi,setelah dilakukan penyematan cincin yaitu penukaran cincin yang semula dipasang dijari manis tangan kiri (saat tunangan) masing2 dipindah ke jari manis tangan kanan,begitu pula posisi berdiri kita yang semula perempuan disebelah kanan laki2 menjadi sebaliknya sebagai tanda resminya menjadi sepasang suami istri,hujan mendadak berhenti digantikan bunyi berbagai macam burung bersahut-sahutan...bagus sekali,seperti berada diatas gunung..benar2 ajaib (dengan diiringi lagu When I fall in Love) dan..ssst...mas Heri yang "cool"

(see the flowers so beautiful and cute)
itu spontan mencium pipiku sampai banyak hadirin yang terhenyak..wow..surprise..mujizat..heheheheh..rasanya jantung ini jatuh kebawah..plok!....qiqiqiqiiq.
Dengan tegas dan mantap dia mengucapkan janji setia sehidup semati didepan altar Tuhan dan diatas Kitab Suci...begitu pula aku..Semoga apa yang telah kami ikrarkan tetap kami pegang teguh sampai maut memisahkan kami.Amin.

Tak lupa kami berdoa kepada Bunda Maria sebagai ungkapan syukur dan terima kasih kami atas penyertaanNya,doa Novena yang terkabul,dan semua kasih sayang dan pengertian Bunda Maria yang tak terhingga.Acara berlangsung sukses dan khidmat,hehehe..sampai pengantin jam selanjutnya rela antri sedikit lama buat nunggu kita selesai foto2 dan salam2an...sorry ya...(^.^)

You Might Also Like

0 comments

Silakan beri komentar ya, saya pasti balas asal NO SPAM dan NO SARA. Thank you...